Arsip Tag: Jelang Bayern vs Barcelona

Mueller Optimis Muenchen Akan Lolos Dari Lubang Jarum

Idlucky7.com – Penyerang Bayern Muenchen Thomas Mueller merasa yakin timnya masih bisa menyingkirkan Barcelona. Pasalnya, Bayern saat ini sedang berada di ujung tanduk dan perlu keajaiban untuk lolos dari lubang jarum dan melaju ke final Liga Champions.

Bayern terancam gagal melangkah ke partai puncak kompetisi paling elite antarklub Eropa ini karena pada semifinal leg pertama pekan lalu di Camp Nou, pasukan Pep Guardiola menyerah 0-3 lewat dua gol Lionel Messi dan satu gol Neymar. Dengan demikian, Bayern harus menang dengan selisih empat gol jika ingin membalikkan keadaan.

Meskipun harus mengemban misi yang teramat sulit dan nyaris mustahil, Mueller tetap optimistis menjelang pertandingan yang berlangsung di Allianz Arena, Selasa (12/5/2015). Dia merasa yakin mereka akan membuat kejutan.

“Aku tidak sangat gembira atau pun sangat pesimistis,” ujar Mueller saat jumpa pers menjelang pertandingan tersebut. “Kami perlu mengambil kesempatan. Semua orang tahu bahwa sebelumnya semua lebih baik. Kami memiliki sebuah rencana.”

“Leg pertama sangat mengecewakan. Tetapi sejak kami meninggalkan Camp Nou, kami ingin melakukannya. Jika kami melewatinya, itu akan menggemparkan dunia. Ini adalah rencana dan tidak bodoh.”

“Di sepak bola, segalanya mungkin terjadi. Itulah mengapa masih ada harapan dan kami masih yakin dengan diri kami sendiri. Kami tak bisa mengharapkan segalanya terjadi seperti melawan Porto. Tetapi itulah apa yang kami perlukan.”

“Kami harus bisa menemukan ramuan yang tepat dengan menyerang lebih baik dan lebih tenang dalam penguasaan bola. Tiga pemain bertahan berisiko menghadapi tiga penyerang. Pelatih akan mempersiapkan kami dengan baik dan sisanya dukungan dari fans.”

Rafinha : Barca Tak Hanya Messi

Idlucky7.com – Bek Bayern Muenchen Rafinha memperingatkan rekan-rekannya agar tidak terpaku sibuk memperhatikan dan menghentikan pergerakan penyerang Barcelona Lionel Messi, ketika kedua tim berlaga di Allianz Arena, Selasa (12/5/2015), pada leg kedua semifinal Liga Champions. Menurutnya, Barca tak hanya Messi.

Messi menjadi sosok paling di takuti bagi Bayern ketika kedua tim bertemu pada leg pertama di Camp Nou pekan lalu. Kala itu, penyerang mungil asal Argentina tersebut mengemas dua gol pada 13 menit terakhir, sebelum Neymar melengkapi kemenangan The Catalans menjadi 3-0 di pengujung laga.

Dengan demikian, Bayern memerlukan keajaiban untuk bisa menghentikan langkah Barca menuju final kompetisi paling elite antarklub Eropa ini. Pasalnya, The Bavarian memerlukan kemenangan dengan selisih empat gol.

Meskipun demikian, mereka harus mewaspadai seluruh pemain Barca yang sedang on-fire. Rafinha menilai, sangat berisiko ketika Bayern harus bermain all-out untuk mengejar defisit tiga gol dan meraih kemenangan dengan margin lebih dari angka tersebut.

“Semua orang tahu bagaimana Messi. Tentu saja kami ingin menghentikan dia. Pemain seperti dia bisa menentukan pertandingan,” ujar pemain berusia 29 tahun tersebut dalam jumpa pers. “Tetapi Barcelona bukan cuma Messi. Mereka memiliki tim yang hebat, hanya berpikir tentang Luis Suarez.”

“Selama 77 menit pekan lalu kami bermain sangat bagus, bertahan dengan sangat baik. Setelah itu, kami membuat beberapa kesalahan dan kami harus membayarnya. Sekarang kami mencoba untuk mencetak tiga gol atau empat gol – mungkin pertandingan akan berlanjut hingga perpanjangan waktu.”

“Melawan para pemain seperti ini, anda mengambil risiko dengan bermain hanya tiga orang di belakang, tetapi kami akan melakukan apa yang pelatih katakan. Detail yang akan menentukan pertandingan seperti ini.”

Mascherano : Barca Akan Tetap Menyerang

MUENCHEN, Idlucky7.com – Pemain Barcelona, Javier Mascherano, mengatakan timnya akan tetap tampil menyerang pada laga kedua semifinal Liga Champions melawan Bayern Muenchen di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Selasa (12/5/2015) waktu setempat.

Menurut Mascherano, Barcelona tidak akan mengubah gaya bermain meski sudah memiliki keuntungan berkat kemenangan 3-0 atas Bayern pada pertemuan pertama. Mascherano menambahkan, Barcelona akan berusaha mencetak gol di kandang Bayern.

“Aku rasa kami harus melupakan kemenangan 3-0. Kami akan mencoba meraih kemenangan pada laga kedua nanti,” kata Mascherano dalam jumpa pers soal laga nanti.

“Jika kami bermain cara lain, itu sangat salah. Kami akan bermain seperti yang telah kami lakukan sepanjang musim ini. Kami akan menyerang, karena kami tak tahu cara bermain yang lain. Itulah filosofi permainan kami. Kami akan berusah terus mencetak gol,” lanjut Mascherano.

Mascherano juga telah mengetahui apa yang bakal dilakukan Bayern pada pertandingan nanti. Apalagi, Mascherano memiliki pengalaman saat Barcelona takluk 0-4 dari Bayern di Stadion Allianz Arena, pada semifinal Liga Champions dua tahun lalu.

“Kami tahu Bayern sangat hebat pada dua tahun lalu. Untuk laga nanti, aku melihat Bayern akan keluar menyerang sejak menit pertama. Kami akan berusaha mencari cara mencetak gol. Tidak ada yang mengejutkan bagi kami. Kami sudah berada di semifinal. Jadi, sebuah kesalahan jika kami hanya bermain bertahan,” kata Mascherano.

Bayern Punya Sejarah Bagus, Ketika Tertinggal

MUNICH, Idlucky7.com – Sebelum lawan Barcelona di semifinal Liga Champions musim ini, Bayern Munich beberapa kali membalikkan keadaan dari posisi tertinggal. Bagaimana kali ini?

Bayern kalah 0-3 pada laga di Camp Nou pekan lalu. Dengan demikian, tim besutan Pep Guardiola itu harus menang setidaknya 4-0 untuk bisa lolos ke laga final. Misi tersebut bukanlah misi mudah, mengingat pertahanan Barca belakangan sedang kokoh-kokohnya. Dari delapan pertandingan terakhir, Barca sukses menorehkan 7 clean sheet.

Tapi, Bayern punya beberapa cerita soal membalikkan keadaan. Yang teranyar terjadi di perempatfinal Liga Champions musim ini. Kala menghadapi FC Porto di Do Dragao, Bayern kalah 1-3. Namun, pada pertemuan berikutnya di Allianz Arena, Bayern melumat Porto 6-1 dan lolos ke semifinal dengan agregat 7-4.

Dalam catatan UEFA, Bayern sudah sering membalikkan keadaan di fase gugur kompetisi Eropa. Sudah 10 kali mereka kalah di leg pertama, lalu menang di leg kedua dan lolos ke fase berikutnya. Laga melawan Porto adalah pertama kalinya Die Roten membalikkan keadaan dari posisi tertinggal dengan defisit dua gol atau lebih.

“Kami selalu membidik kemenangan, kalau bisa tanpa kebobolan juga,” ujar kapten Bayern, Philipp Lahm, di situs resmi Bundesliga.

UEFA juga mencatat bahwa Bayern pernah kalah 0-3 di leg pertama, lalu menang di leg kedua tetapi gagal lolos ke fase berikutnya. Ini terjadi ketika mereka menghadapi Valencia di Piala UEFA 1996/1997. Ketika itu, Bayern kalah 0-3 di leg pertama dan hanya menang 1-0 di leg kedua sehingga gagal lolos karena kalah agregat gol.

“Kami harus menemukan komposisi yang pas antara solid di belakang dan juga mencari kesempatan untuk mencetak gol,” kata Lahm.