Arsip Kategori: Dunia

Walcott Bawa Arsenal Menjuarai Emirates Cup 2015

LONDON, Idlucky7.com – Arsenal berhasil menjuarai ajang Emirates Cup 2015 setelah mengalahkan wakil asal Jerman, Wolfsburg, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Emirates, London, Minggu (26/7/2015).

Pada babak pertama, kedua tim saling menciptakan peluang. Memasuki menit ke-15, Wolfsburg memberikan ancaman melalui Kevin De Bruyne yang melepaskan umpan terukur dari sisi kanan kepada Nicklas Bendtner. Sayang, umpan De Bruyne tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Bendtner.

Tak mau kalah, Arsenal juga mengancam gawang Wolfsburg melalui Theo Walcott pada menit ke-21. Berawal dari sisi kiri, Walcott melepaskan tendangan kaki kanannya. Namun, tendangan Walcott masih dapat dimentahkan oleh Diego Benaglio.

Arsenal baru dapat memecah kebuntuan pada babak kedua, tepatnya pada menit ke-50 melalui Walcott. Mendapatkan umpan dari Jeff Reine-Adelaide, Walcott mampu menuntaskannya dengan baik. Skor berubah menjadi 1-0.

Tuan rumah menciptakan peluang pada menit ke-72 melalui Chuba Akpom. Pemain 19 tahun itu melepaskan tendangan ke sisi kiri gawang Wolfsburg. Akan tetapi, Benaglio berhasil mengantisipasinya.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta. Arsenal pun akhirnya keluar sebagai juara Emirates Cup 2015 dengan raihan 13 poin.

Sedangkan Villareal berada di posisi kedua dengan raihan 10 poin, setelah mampu menang 2-0 atas Olympique Lyon melalui gol Bruno Soriano dan Leo Baptistao.

Peru Kalahkan Paraguay di Perebutan Tempat Ketiga

CONCEPCION, Idlucky7.com – Peru meraih tempat ketiga Copa America 2015 setelah menaklukkan Paraguay 2-0 pada laga perebutan juara ketiga Copa America 2015, yang dihelat di Estadio Municipal de Concepcion, Jumat atau Sabtu (4/7/2015) pagi WIB.

Sejak wasit meniup peluit tanda laga dimulai, Peru tampil menekan. Hal itu terlihat saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, Peru hampir unggul terlebih dahulu jika bola tendangan dari luar kotak penalti yang di lepaskan Yordy Reyna tak mampu dihalau kiper Paraguay, Justo Villar.

Paraguay mulai mencoba keluar dari tekanan para pemain Peru pada pertengahan babak pertama. Pada menit ke-24, skuat asuhan Ramon Diaz itu pun memperoleh peluang pertamanya melalui aksi Oscar Romero. Mendapatkan ruang tembak di luar kotak penalti, Romero berhasil melepaskan tendangan keras ke arah gawang Peru. Akan tetapi, bola tendangannya masih dapat diblok kiper Peru, Pedro Gallese. Babak pertama pun berakhir dengan skor kaca mata 0-0.

Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-48, para pendukung Peru akhirnya bersorak setelah Andre Carrillo sukses membobol gawang Paraguay. Gol itu tercipta seusai memanfaatkan kesalahan pemain belakang Paraguay yang kurang sempurna saat mengantisipasi bola sundulan Guerrero.

Tertinggal 1-0, Paraguay berinisiatif menyamakan kedudukan. Tercatat dua kali mereka mendapatkan peluang untuk menyamakan kedudukan melalui aksi Oscar Romero dan Edgar Benitez pada menit ke-66 dan menit ke-67. Namun, kedua peluang itu masih gagal menghasilkan gol.

Satu menit menjelang akhir laga, justru Guerrero yang mampu menggandakan keunggulan Peru seusai memaksimalkan umpan silang Joel Sanchez. Skor 2-0 untuk Peru pun tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil ini menjadikan Peru sebagai tim peraih tempat ketiga diperhelatan ajang Copa America 2015.

Paraguay Kalahkan Jamaika 1-0

Idlucky7.com – Paraguay meraih kemenangan tipis 1-0 atas Jamaika, pada pertandingan lanjutan penyisihan Grup B Copa America 2015, di Estadio Regional Calvo y Bascunan, Selasa malam atau Rabu (17/6/2015) pagi WIB.

Gol semata wayang Paraguay disumbangkan Edgar Benitez pada menit ke-36. Dari tengah lapangan, Victor Cáceres melepaskan umpan panjang ke jantung pertahanan lawan. Kiper Jamaika, Duwayne Kerr, yang sudah berada di depan kotak penalti berhasil menyundul bola. Namun, aksi berani Kerr malah menjadi petaka bagi timnya. Bola hasil tandukan Kerr mengenai lutut Benitez. Bola kemudian memantul dan melambung melewati Kerr sebelum bersarang ke gawang Jamaika.

Setelah gol tersebut, Paraguay tetap menguasai jalannya pertandingan. Roque Santa Cruz dan kawan-kawan memiliki sejumlah peluang emas. Namun, tak ada gol tambahan yang diciptakan Paraguay hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Dengan kemenangan ini, untuk sementara Paraguay menjadi pemuncak Grup G dengan mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Sementara Jamaika terpuruk di dasar klasemen setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Selanjutnya, Paraguay akan bertemu Uruguay, Sabtu (20/6/2015). Adapun Jamaika akan menghadapi Argentina.

Hancurkan Bolivia, Chile Juara Grup A

SANTIAGO, Idlucky7.com – Setelah menghancurkan Bolivia, Chile memastikan lolos ke perempatfinal Copa America sebagai juara Grup A. Tuan rumah menuntaskan laga terakhir fase grup dengan kemenangan telak 5-0 atas Bolivia pada laga yang diberlangsung di Estadio Nacional, Sabtu (20/6/2015) pagi WIB.

Kedua tim sama-sama dipastikan lolos ke perempatfinal, menyusul kekalahan Meksiko atas Ekuador. Chile dan Bolivia pun hanya tinggal menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup.

Tampil menekan sejak laga dimulai, Chile berhasil membuka keunggulan saat laga memasuki menit ke-3. Gary Medel melepaskan umpan jauh ke Eduardo Vargas yang berlari ke belakang garis pertahanan Bolivia. Vargas yang berusaha mengontrol bola, namun memantul cukup jauh dari jangkauannya. Saat itulah Charles Aranguiz datang dan melepaskan tendakan keras ke pojok kiri bawah.

Pada menit ke-37, Alexis Sanchez berhasil menggandakan keunggulan Chile. Dalam sebuah skema serangan cepat, Alexis menusuk dari kiri ke tengah pertahanan Bolivia dan mengoper ke Jorge Valdivia di kanan. Valdivia lalu mengirim umpan silang ke kembali ke Alexis yang berlari memasuki kotak penalti. Bola berhasil disundul Alexis ke pojok kiri gawang untuk menorehkan gol perdananya di ajang Copa America. Skor 2-0 untuk keunggulan Chile bertahan hingga babak pertama selesai.

Memasuki paruh waktu kedua, Chile mampu memperlebar keunggulan. Gol ketiga Chile tercipta pada menit ke-66 kembali lewat kaki Aranguiz. Berdiri di tiang jauh pertahanan Bolivia, Aranguiz menerima umpan Henriquez dari kanan dan sempat mengelabui satu bek Bolivia. Dengan cerdik Aranguiz menyontek bola melewati hadangan kiper.

Pada menit ke-79, gelandang Inter Milan, Medel, ikut mencatatkan namanya di papan skor. Menuntaskan umpan terobosan Valdivia, ia sukses mencukil bola melewati hadangan kiper.

Derita Bolivia kian bertambah. Empat menit jelang waktu normal usai, Bolivia kembali kemasukan satu gol lagi. Kali ini melalui pemainnya yang melakukan gol bunuh diri. Bermaksud menghalau bola, Ronald Raldes malah melambungkan bola melewati kiper dan masuk ke gawang timnya. Hingga pertandingan selesai, skor 5-0 untuk Chile tak berubah.

Dengan kemenangan ini, Chile berhak lolos ke perempatfinal sebagai juara Grup A dengan nilai 7 dari tiga laga. Sementara Bolivia menemani sebagai runner-up dengan koleksi empat poin.

Libas Roma 3-0, Barca Raih Trofi Joan Gamper 2015

BARCELONA, Idlucky7.com – Barcelona sukses meraih trofi Joan Gamper 2015 usai menaklukkan AS Roma 3-0, pada laga yang dihelat di Stadion Camp Nou, Barcelona, Rabu (5/8/2015).

Pada laga ini, Barcelona tampil dengan kekuatan penuh. Usai menyelesaikan masa liburan setelah membela negara masing-masing di ajang Copa America 2015, Chile, skuat Luis Enrique kembali bisa menurunkan Lionel Messi, Neymar, Dani Alves, dan Claudio Bravo.

Kehadiran Messi dan Neymar ternyata mampu meningkatkan performa serangan Barcelona. Pada laga-laga pra-musim sebelumnya, Barcelona praktis hanya mengandalkan ketajaman Luis Suarez di lini serang.

Bertemu AS Roma, Barcelona tampil menyerang sejak laga dimulai. Memasuki menit ke-26, Messi terbukti menjadi kreator gol pertama Barcelona yang diciptakan oleh Neymar. Messi memberikan umpan manis kepada Jeremy Mathieu yang kemudian meneruskannya kepada Neymar. Dengan mudah, Neymar menaklukkan gawang AS Roma yang dikawal Wojciech Szczesny.

Pada menit ke-41, kolaborasi trio Messi, Suarez, dan Neymar terbukti menjadi mimpi buruk bek-bek lawan. Diawali aksi Suarez yang memberikan umpan kepada Alves, bola lantas disodorkan kepada Neymar. Neymar kemudian mengumpan Messi yang tanpa ampun langsung melepaskan tendangan mendatar dan bersarang di gawang AS Roma.

Memasuki babak kedua, tepatnya menit ke-66, Barcelona menambah keunggulan menjadi 3-0. Sebuah sepakan keras Ivan Rakitic dari luar kotak penalti berhasil mengoyak jala AS Roma. Skor 3-0 menutup akhir pertandingan. Barcelona pun meraih trofi Joan Gamper pada edisi ke-50 kali ini.

Meski Tanpa Neymar, Brasil Kalahkan Venezuela

SANTIAGO, Idlucky7.com – Tanpa kehadiran Neymar da Silva Jr yang harus menjalani hukuman, tak lantas mempengaruhi keperkasaab Brasil. Ini terbukti dengan suksesnya Tim Samba menaklukkan Venezuela 2-1. Dengan hasil ini, Brasil memastikan lolos ke babak perempat final Copa America 2015.

Laga yang mempertemukan Brasil kontra Venezuela dilaksanakan di Estadio Monumental David Arellano, Senin (22/06/2015) pagi WIB. Tidak diperkuat Neymar yang menjalani sanksi empat laga akibat kartu merah yang diterimanya saat Brasil takluk 0-1 dari Kolombia. Robinho ditunjuk sebagai pengganti Neymar di lini serang.

Pelatih Brasil, Carlos Dunga yang mengusung target menang demi mengamankan tiket ke perempat final, langsung menerapkan taktik menyerang sejak awal laga. Alhasil, pada menit ke-9 mereka berhasil meraih hasil positif.

Berawal dari servis sepak pojok, Robinho berhasil mengirimkan umpan matang ke kotak penalti lawan yang sukses dimanfaatkan Thiago Silva dengan tendangan voli dan berhasil menjebol gawang Venezuela. Untuk merayakan gol yang dibuatnya, Silva kemudian melakukan selebrasi dengan menunjuk Neymar yang berada di tribun penonton.

Keunggulan 1-0, tidak membuat Brasil puas. Mereka terus menekan barisan pertahan lawan. Robinho dan Willian sempat mendapatkan peluang untuk menambah keunggulan, namun sayang upaya mereka tidak ada satu pun yang menjadi gol.

Venezuela yang cenderung bermain difensif, sempat mendapatkan peluang di akhir babak pertama lewat Cichero. Akan tetapi upayanya masih gagal untuk menyamakan keadaan. Skor 1-0 untuk Brasil bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Brasil langsung menggebrak dan sukses menggandakan keunggulan lewat Roberto Firmino yang berhasil memanfaatkan bola umpan silang Willian.

Tertinggal 2-0, Venezuela mulai memberikan perlawanan. Perlahan mereka mulai dapat keluar dari tekanan. Harapan Venezuela sempat muncul ketika Miku sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-84.

Namun sayang, perjuangan Venezuela akhirnya gagal lantaran mereka tak mampu mencetak gol tambahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.

Hasil ini memastikan Brasil lolos ke babak perempat final sebagai juara Grup C. Brasil mengoleksi enam poin, atau unggul dua angka dari Peru yang juga lolos sebagai runner-up grup.

Ronaldo-Benzema Cedera Jelang Audi Cup 2015

MADRID, Idlucky7.com – Kabar kurang sedap rupanya sedang menghampiri kubu Real Madrid. Pasalnya Los Blancos mengonfirmasi bahwa dua punggawa mereka, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema akan absen dalam ajang Audi Cup 2015 yang akan digelar di Allianz Arena, Selasa (4/8/2015).

Kedua pemain tersebut harus menepi sementara, lantaran mengalami cedera dalam sesi latihan terakhir. Ronaldo mengalami cedera punggung, sementara Benzema dibekap cedera pada paha kananya. Belum diketahui berapa lama waktu yang diperlukan Ronaldo dan Benzema untuk memulihkan cederanya.

Tanpa kedua pilar tersebut, pelatih Madrid, Rafael Benitez, hanya akan membawa 24 pemain bertolak ke Jerman. Beberapa pemain yang diboyong, antara lain Keylor Navas, Pepe, Gareth Bale, dan Sergio Ramos.

Audi Cup merupakan laga pra-musim yang menampilkan empat tim dari empat liga berbeda. Madrid akan melawan Tottenham Hotspur. Sementara Bayern Muenchen akan bertemu AC Milan. Tim pemenang akan bertemu pada laga final yang akan digelar pada Kamis (6/8/2015).

Messi Tolak Gelar Pemain Terbaik

SANTIAGO, Idlucky7.com — Chile meraih tahta sebagai kampiun Copa America 2015 usai menaklukkan Argentina melalui drama adu penalti, Sabtu (4/7/2015) pagi dini hari WIB. Namun, siapakah Pemain Terbaik Copa America 2015 yang berhak meraih trofi Bola Emas?

Penyerahan trofi Bola Emas biasanya dilakukan sebelum penyerahan gelar juara untuk tim. Penjaga gawang Chile, Claudio Bravo, memperoleh trofi Sarung Tangan Emas sebagai kiper terbaik, sedangkan penyerang Chile, Eduardo Vargas, meraih Sepatu Emas untuk penghargaan sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.

Akan tetapi, hingga selesai prosesi penyerahan trofi juara untuk Chile, tak ada pengumuman pemain terbaik turnamen.

AS melaporkan, seharusnya trofi Bola Emas Copa America 2015 jatuh ketangan pemain asal Argentina, Lionel Messi. Namun, La Pulga menolak penghargaan tersebut.

Ini bukan kali pertama Messi menolak status sebagai pemain terbaik. Pada laga pembuka melawan Paraguay, Messi juga menolak penghargaan tersebut.

Hal ini cukup beralasan. Bagi Messi, sebagai salah seorang pemain yang telah meraih berbagai gelar individu baik di level tim maupun negara, penghargaan individu bukanlah target utama bersama tim nasional. Kapten Tim Tango itu sangat menginginkan gelar juara bersama timnya. Hal itu bisa dilihat dari reaksi Messi seusai dikalungi medali perak.

Tahun lalu, Messi juga dianugerahi gelar Pemain Terbaik Piala Dunia 2014. Namun, banyak komentar miring muncul lantaran penghargaan tersebut dianggap sebagai “hadiah hiburan” bagi Messi.

Hal yang sama terjadi pada gelaran Copa America 2015 kali ini. Alih-alih mendapatkan “gelar hiburan” serupa, Messi menolaknya sehingga trofi Bola Emas tak menjadi milik siapa pun.

Barcelona Tutup ICC 2015 Dengan Kekalahan

FIRENZE, Idlucky7.com — Barcelona menutup laga pra-musim International Champions Cup (ICC) 2015 dengan kekalahan. Laga yang digelar di Stadion Artemio Franchi, Minggu malam atau Senin (3/8/2015) dini hari WIB tersebut, Barcelona kalah 1-2 dari Fiorentina yang berindak sebagai tuan rumah.

Federico Bernardeschi menjadi bintang kemenangan Fiorentina pada pertandingan tersebut. Striker berusia 21 tahun itu memborong dua gol kemenangan timnya ke gawang Barcelona yang dikawal Marc-Andre Ter Stegen.

Ketika laga baru dimulai, Barca langsung dikejutkan dengan gol cepat yang bersarang ke gawang mereka. Tepatnya pada menit ke-3, Bernardeschi membuat publik Artemio Franchi bersorak. Memanfaatkan umpan Borja Valero, Bernardeschi berhasil memanfaatkan dengan sundulan untuk menyarangkan bola di pojok kiri gawang Barcelona.

Belum sempat bangkit dari keteringgalan, Barcelona kembali tertinggal pada menit ke-12. Bernardeschi berhasil menggandakan kemenangan timnya. Kali ini, lewat tendangan kaki kirinya seusai menerima umpan Joaquin, ia berhasil menggetarkan sisi kanan gawang Ter Stegen.

Barcelona tersentak untuk segera bangkit. Hasilnya, lima menit berselang, Luis Suarez berhasil memperkecil ketertinggalan. Menerima umpan terobosan Ivan Rakitic, Suarez melepaskan tendangan yang membuat kiper Fiorentina,Ciprian Tatarusanu tak mampu menghalaunya.

Skor 2-1 ini bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut menutup laga ICC 2015 yang dilakoni Barcelona. Sejak gelaran di Amerika Serikat, klub asal Catalan itu hanya menuai sekali kemenangan, satu kali seri, dan dua kali kalah.

Sementara itu, Fiorentina masih harus melakoni satu pertandingan sisa melawan Chelsea di Stamford Bridge pada 5 Agustus. Pada tanggal yang sama, Barcelona akan menghadapi AS Roma pada Trofeo Joan Gamper.

Gol Eder Hentikan Catatan Impresif Conte

JENEWA, Idlucky7.com – Antonio Conte menerima kekalahan perdana sebagai arsitek tim nasional Italia setelah timnya ditekuk 0-1 oleh Portugal. Laga persahabatan yang digelar di Stade de Geneve, Selasa malam atau Rabu (17/6/2015) dini hari WIB. Italia takluk melalui gol tunggal yang diciptakan Eder pada menit ke-52.

Pada laga tersebut, Gli Azzurri tidak turun dengan skuat terbaik menyusul cederanya beberapa pemain pilar seperti Gianluigi Buffon, Daniele De Rossi, Marco Verratti, dan Simone Zaza. Demikian pula dengan Portugal yang harus bermain tanpa diperkuat Cristiano Ronaldo.

Ketidakhadiran Ronaldo pada laga ini, tak pelak membuat Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) merugi. Mereka harus membayar penalti sebesar 400 ribu euro kepada pihak penyelenggara yang mengatur pertandingan persahabatan ini, lantaran dalam klausul kontrak terdapat pasal keharusan memainkan sang kapten, Cristiano Ronaldo.

Bagi Conte, kekalahan dari Portugal mengakhiri catatan impresifnya sejak membesut Gli Azzurri pada 14 Agustus 2014. Pelatih berusia 45 tahun itu menelan kekalahan perdana setelah tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan.