Semua tulisan dari Robby Sembiring

Kalahkan Chelsea, Arsenal Juara Community Sheild 2015

LONDON, Idlucky7.com – Arsene Wenger akhirnya mematahkan dominasi Jose Mourinho dengan mengantarkan Arsenal meraih kemenangan atas rival sekotanya, sekaligus menjadi juara di ajang Community Sheild 2015. Pada Laga yang berlangsung di Wembley, Minggu (2/8/2015) malam WIB, The Gunners sukses meraih kemenangan 1-0 atas Chelsea berkat gol tunggal yang diciptakan oleh Alex Oxlade-Chamberlain.

Laga antara Arsenal kontra Chelsea kali ini miskin peluang di 15 menit pertama. Kedua tim belum membukukan sepakan ke arah gawang lawan. Kedua tim terlihat hari-hati dalam melakukan serangan, dan pertandingan cenderung terlihat membosankan. Chelsea lebih banyak menunggu di garis pertahanan, sementara itu Arsenal yang unggul penguasaan bola masih kesulitan menembus pertahanan ketat The Blues.

Peluang pertama untuk Arsenal hadir pada menit 23. Theo Walcott melakukan sundulan meneruskan umpan dari Mesut Oezil lewat satu tendangan bebas. Sundulan Walcott itu masih bisa ditangkap oleh Thibaut Courtois.

Tak lama berselang, Oxlade-Chamberlain membuka skor untuk Arsenal pada menit ke-24. Menerima umpan soloran Theo Walcott, Chamberlain berhasil mengecoh salah seorang pemain belakang Chelsea, sebelum akhirnya melepaskan tembakan keras dengan kaki kiri yang ia lakukan dari sisi kanan kotak penalti Chelsea dan gagal diantisipasi oleh Courtois. Arsenal memimpin 1-0.

Chelsea mendapatkan peluang pertama pada menit ke-33. Tapi, tendangan yang dilakukan Ramires dari luar kotak penalti melebar disi gawang Arsenal yang dikawal oleh Petr Cech. Tiga menit berselang, sundulan pemain bernomor punggung tujuh itu juga masih melambung tipis diatas gawang Cech.

Hingga babak pertama berakhir, kedudukan 1-0 bertahan untuk keunggulan Aesenal.

Usai jeda babak pertama, Chelsea melakukan pergantian pemain. Loic Remy kurang memberikan kontribusi bagi tim, digantikan striker anyar, Radamel Falcao. Tujuh menit kemudian, giliran Ramires yang ditarik keluar dan digantikan oleh Oscar.

Tiga menit berada di lapangan Oscar melepaskan percobaan. Sial sepakannya dari luar kotak penalti masih belum menemui sasaran.

Di menit ke-61, Eden Hazard mendapatkan peluang emas ketika tinggal berhadapan dengan Cech. Namun, tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti masih melambunga jauh dari bidang sasaran.

Petr Cech melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang Arsenal pada menit ke-68. Ia berhasil memblok tendangan bebas melengkung yang dulakukan Oscar.

Olivier Giroud yang masuk menggantikan Walcott pada menit ke-65, mendapatkan peluang di menit ke-69. Sontekannya dari jarak dekat, masih melesat jauh. Lima menit berselang, Kurt Zouma menyundul bola dari dalam kotak penalti Arsenal mengarah ke tengah atas gawang. Namun Cech dengan sigap berhasil menangkap bola.

Pada menit 86, Arsenal mendapatkan peluang untuk memperbesar keunggulan. Santi Cazorla gagal menaklukkan Courtois dari jarak dekat, bola rebound gagal dimanfaatkan Aaron Ramsey karena sepakannya masih membentur salah seorang bek Chelsea.

Keiran Gibbs gagal memanfaatkan peluang emas pada masa injury time. Tinggal berhadapan dengan Courtois, sepakannya gagal melewati kiper asal Belgia itu.

Di sisa pertandingan, Arsenal maupun Chelsea tak mampu mencetak gol. Pertandingan berakhir dengan skor akhir 1-0 untuk kemenangan The Gunners.

Bagi Arsenal, gelar juara Community Shield 2015 ini merupakan ulangan tahun lalu. Di tahun 2014, mereka mempecundangi Manchester City dengan skor tiga gol tanpa balas.

Redam Trio MSN, Bilbao Siapkan Tiga Bek Tengah

BILBAO, Idlucky7.com – Menghadapi tim sekuat Barcelona di Camp Nou, Pelatih Athletic Bilbao, Ernesto Valverde, mempersiapkan strategi khusus. Ia menyiapkan formasi 5-3-2 untuk laga melawan Barcelona pada final Copa del Rey 2015 yang akan dihelat Stadion Camp Nou, Barcelona, minggu (31/5/2015) dini hari WIB.

Selama ini, Bilbao lebih sering menggunakan formasi 4-3-3 pada kompetisi Divisi Primera, Copa del Rey, maupun Liga Europa. Namun, Valverde ternyata beberapa kali menggunakan strategi tiga bek tengah.

Sebenarnya formasi 5-3-2 yang diterapkan Bilbao gagal total saat mereka menjamu Torino pada laga Liga Europa, Februari 2015 silam. Saat itu, Bilbao tersingkir oleh Torino karena kalah agregat 4-5.

Namun, pelatih Valverde berdalih, gagalnya Bilbao meredam barisan penyerang Torino, karena mereka menggunakan dua striker. Dengan komposisi tiga bek tengah, terdapat celah di antara para bek Bilbao yang mampu dimanfaatkan dan bisa ditembus dengan mudah dua penyerang Torino saat itu.

Sementara disisi lain, Barcelona sudah dapat dipastikan menggunakan tiga penyerang sekaligus seperti biasa mereka terapkan. Kabar pulihnya Suarez dari Cedera, disinyalir akan menambah daya dobrak Barca dengan Trio MSN-nya (Messi-Suarez_Neymar). Karena faktor itulah, Bilbao sangat besar kemungkinan memasang trio Xabier Etxeita, Carlos Gurpegui, dan Aymeric Laporte sebagai bek tengah untuk menahan laju serangan Trio MSN Barcelona.

Persib Ungguli Tim Eropa

Idlucky7.com – Persib Bandung berada di urutan pertama untuk The Best Football (Soccer) Clubs of 2015 versi The Top Tens. Persib mengungguli klub-klub besar Eropa seperti Real Madrid, Barcelona dan Manchester United.

Berdasarkan hasil voting hingga Minggu (26/7/2015), juara Indonesia Super League (ISL) 2014 itu berhasil meraih 47 persen suara. Di bawah Persib, ada Madrid dengan raihan sepuluh persen, Barcelona delapan persen, dan MU tujuh persen.

Inilah kali kedua Persib menempati urutan pertama. Pada 2013, Maung Bandung juga sempat berada di puncak klasemen.

Sementara itu, Persib juga menduduki peringkat tujuh untuk kategori Best Football (Soccer) Clubs in the World. Mereka meraih empat persen suara.

Untuk kategori terakhir, Barcelona berada di posisi pertama dengan 14 persen suara. Disusul Madrid berada diperingkat dua dengan 13 persen.

Nani Sepakati Kontrak Dengan Fenerbahce

Istanbul, Idlucky7.com – Pemain Manchester United, Luis Nani tampaknya memilih untuk tidak melanjutkan kiprahnya bersama The Red Devils setelah ia dipinjamkan ke Sporting Lisbon musim lalu. Nani dikabarkan telah menyetujui beberapa persyaratan untuk membela Fenerbahce dan akan segera menjalani tes kesehatan medis di klub juara Liga Turki musim 2014-15 tersebut

Manchaster United memboyong pemain internasional Portugal itu dari Sporting Lisbon pada 2007. Di plot menggantikan Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Real Madrid, Nani sempat menjadi andalan selama lima musim di Old Traford. Namun karena kalah bersaing dengan pemain lain, akhirnya Nani malah dipinjamkan ke Sporting musim panas lalu.

Seperti dilansir harian Turki Hurriyet, negosiasi Nani dengan Fenerbahce sudah berada pada titik final. Ia akan menjalani tes medis pada Kamis 25 Juni dan akan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun senilai 55 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,1 miliar per pekan.

Pemain berusia 29 tahun ini sebenarnya masih memiliki kontrak bersama United sampai 2018. Akan tetapi, sejak musim 2013-14 ia “terbuang” dan kesulitan mendapat tempat utama di Old Trafford.

Isla Bawa Chile Kandaskan Uruguay

SANTIAGO, Idlucky7.com — Chile melangkah ke babak semifinal Copa America 2015, setelah menyingkirkan juara bertahan Uruguay dengan skor 1-0 berkat gol yang diciptakan Mauricio Isla pada laga perempat final yang digelar di Estadio Nacional Julio Martinez Pradanos, Santiago, Rabu malam atau Kamis (25/6/2015) pagi WIB.

Dua kartu merah mewarnai kekalahan Uruguay pada laga ini. Edinson Cavani dan Jorge Fucile harus diganjar kartu kuning kedua pada babak kedua lantaran strategi permainan keras yang ditunjukkan La Celeste.

Sejak wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, kedua tim langsung berinisiatif melakukan serangan. Peluang pertama di miliki Uruguay pada menit ke-20 melalui gelandang Carlos Sanchez. Ia berhasil melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti, namun bola hasil kreasinya masih melebar di sisi kanan gawang Claudio Bravo.

Lima menit berselang, giliran Chile mendapat peluang melalui kaki Charles Aranguiz. Namun, tendangannya masih terlalu lemah sehingga kiper Uruguay, Fernando Muslera masih berhasil menghindari gawangnya dari kebobolan.

Sejumlah peluang berikutnya tak mampu dikonversi menjadi angka, alhasil babak pertama pun berakhir dengan skor kaca mata, 0-0.

Usai jeda babak pertama, Chile langsung tampil menekan hebat. Para pemain mereka bermain agresif melakukan tusukan ke pertahanan Uruguay. Chile mampu tampil dominan dan memeragakan sepak bola atraktif. Sementara itu, Uruguay hanya sesekali melakukan serangan balik dan bermain keras menjurus kasar untuk meredam serangan tuan rumah.

Strategi bermain yang dilakukan Uruguay ternyata membawa malapetaka. Pada menit ke-63, Edinson Cavani mendapat kartu merah pertama lantaran melakukan tamparan kecil ke wajah Gonzalo Jara. Pemain Chile itu langsung mengerang kesakitan dan Cavani harus rela dikeluarkan wasit karena mendapatkan kartu kuning kedua pada laga tersebut.

Sebelumnya, dia telah mendapatkan kartu kuning lantaran terlibat keributan dengan hakim garis. Seusai mendapat kartu merah, Cavani juga sempat terlibat friksi dengan ofisial pertandingan di tepi lapangan.

Unggul jumlah pemain, pada menit ke-81 Chile akhirnya mampu memanfaatkan keadaan untuk memecahkan kebuntuan melalui gol Mauricio Isla. Bermula dari umpan silang Eugenio Mena, kiper Fernando Muslera hanya mampu menghalau dengan tangannya. Namun bola langsung mengarah ke pemain Cile lainnya, Jorge Valdivia yang kemudian memberikan umpan kepada Isla. Tak lama berselang, bek kanan Chile itu dengan cepat melakukan sepakan yang berujung gol di pojok gawang Muslera.

Usaha Uruguay untuk mengejar ketertinggalan kian sulit setelah dua menit menjelang laga berakhir. Jorge Fucile melakukan pelanggaran terhadap Alexis Sanchez dan harus mendapatkan kartu kuning kedua. Hukuman yang berarti kartu merah itu sempat memicu protes dari para pemain dan ofisial Uruguay, tetapi wasit tetap pada keputusannya.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Chile pun berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas sang juara bertahan. Uruguay kandas dan Chile melaju ke semifinal dan akan menantang pemenang antara Bolivia dan Peru pada 29 Juni.

Inter Resmi Datangkan Jeison Murillo

MILAN, Idlucky7 – Inter Milan secara resmi mengumumkan perekrutan bek Kolombia, Jeison Murillo, dari Granada. Transfer Murillo sejatinya telah disepakati oleh Inter dan Granada sejak bulan Februari lalu. Namun baru hari Jumat (3/7/2015) ini diumumkan secara resmi oleh Inter.

Tak disebutkan dengan jelas berapa nilai transfer yang harus dikeluarkan Inter untuk mendatangkan bek berusia 23 tahun itu. Namun Football Italia mengklaim nilai transfer Murillo disinyalir mencapai delapan juta euro plus bonus dua juta euro. Murillo menandatangi kontrak berdurasi lima tahun bersama Inter Milan.

“FC Internazionale dengan senang hati mengumumkan bahwa perekrutan permanen Jeison Murillo dari Granada sudah selesai. Bek Kolombia berusia 23 tahun itu, yang merupakan bagian dari skuat Kolombia di Copa America musim panas ini, sudah menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan Nerazzurri,” demikian bunyi pernyataan di situs resmi Inter.

Kedatangan Murillo disambut antusias oleh Presiden Inter, Erick Thohir. Dia menilai Murillo sebagai pemain muda berkualitas dan yakin dirinya akan bersinar di bawah arahan Roberto Mancini.

“Jeison Murillo punya determinasi dan talenta. Dia adalah pemain muda berkualitas, senang mengumumkan kedatangannya,” ujar Thohir.

“Mancini akan mengeluarkan yang terbaik darinya dan fans akan suka dengan sikap pantang menyerahnya,” katanya menambahkan.

Murillo menjadi rekrutan ketiga yang transfernya dikonfirmasi oleh Inter. Sebelumnya, La Beneamata telah mengumumkan perekrutan Geoffrey Kondogbia dari AS Monaco dan Joao Miranda dari Atletico Madrid.

Jorge Sampaoli : “Kertu Merah Peru, Bikin Kami Mandek”

SANTIAGO, Idlucky7.com – Chile meraih kemenangan tipis 2-1 atas 10 pemain Peru pada semifinal Copa America 2015, Senin (29/6/2015). Kartu merah Carlos Zambrano pada menit ke-20 dianggap menjadi salah satu biang kekalahan Peru pada laga itu.

Akan tetapi, pendapat berbeda justru dikeluarkan Jorge Sampaoli. Pelatih Chile itu menilai kartu merah Zambrano justru menyulitkan timnya.

“Kartu merah itu lebih menyakitkan bagi kami dibandingkan Peru. Sebab, kami mengalami kemandekan (serangan),” ujar Sampaoli seusai pertandingan seperti dilansir La Tercera.

Sejak kartu merah Zambrano, Peru memang bermain lebih menunggu dan cenderung menumpuk pemain di area pertahanan. Hal ini sempat membuat serangan Chile mandek. Baru pada menit-menit akhir babak pertama, pasukan Sampaoli bisa memecah kebuntuan lewat gol Eduardo Vargas.

“Para pemain Peru sedang dalam performa terbaik. Mereka tak perlu takut menghadapi tim mana pun dari kawasan Amerika,” kata Sampaoli memuji.

Bagi Sampaoli, keberhasilan mengantarkan Chile ke final merupakan sebuah prestasi. “Melangkah ke final bagi seorang pelatih tim nasional adalah sebuah impian,” tutur dia.

“Melangkah ke final memang menjadi target kami sejak awal. Namun, kami ingin pesta ini terus berlanjut sampai akhir,” ucap pelatih asal Argentina itu.

Andai berhasil mengantarkan Chile meraih gelar di Copa America 2015, Sampaoli akan tercatat dalam sejarah sepak bola Chile. Sebab, hingga penyelenggaraan kali ini, belum sekali pun Chile menjadi juara Copa America.

Messi Berpeluang Raih MVP Copa America 2015

Idlucky7.com – Meski tak mencetak gol dalam laga Argentina kontra Paraguay, sepertinya hal tersebut tak membuat kebintangan Lionel Messi pudar. Kembali, ia dinobatkan sebagai man of the match pada laga tersebut. Ini merupakan kali ke-4 Messi meraih penghargaan itu, dari 5 pertandingan yang sudah dia jalani.

Messi tak mencetak gol saat Argentina membenamkan Paraguay 6-1 di semifinal Copa America 2015. Meski demikian, Messi merupakan kreator kemenangan Albiceleste. La pulga (julukan Messi) berhasil membuat 3 assist dalam laga yang digelar di Estadio Municipal de Concepcion, Rabu (1/7/2015) pagi WIB.

Berkat kontribusinya tersebut, Messi dinobatkan sebagai man of the match, melampaui Angel Di Maria yang 2 kali memasukan si kulit bundar ke gawang Paraguay. Ini merupakan status man of the match ke-4 Messi dari 5 laga yang dia jalani di Copa America 2015.

Lionel Messi terpilih sebagai man of the match pada laga perdana, di mana kala itu dia mencetak satu gol lewat titik putih dan Argentina hanya bermain imbang 2-2 dengan Paraguay. Kala itu Messi membuat kejutan sebab dia menolak titel man of the match. Messi berpeluang meraih MVP Copa America 2015, bila ia mampu bermain baik pada laga final apa lagi jika ia berhasil mengantarkan Argentina meraih gelar juara.

Madrid Raih Gelar Ganda di ICC 2015

SHANGHAI, Idlucky7.com — Real Madrid berhasil menjuarai International Champions Cup 2015 zona Tiongkok setelah menang melalui babak adu penalti, 10-9, atas AC Milan di Shanghai Stadium, Shanghai, Kamis (30/7/2015) malam wib. Adu penalti dilakukan lantaran sepanjang 90 menit kedua tim bermain imbang 0-0.

Sejak peluit tanda kick-off dibunyikan, baik Madrid maupun Milan sama-sama menampilkan permainan menyerang. Sejumlah peluang pun tercipta.

Salah satu peluang yang dimiliki Madrid tercipta pada menit ke-38 melalui sundulan kepala Karim Benzema yang memanfaatkan umpan silang Danilo. Namun, bola hasil sundulan Benzema masih melebar dari gawang Diego Lopez. Hingga babak pertama usai, skor 0-0 tak berubah.

Memasuki babak kedua, skuat asuhan Rafael Benitez mulai mendominasi laga. Pada menit ke-52, Los Blancos nyaris mencetak gol melalui tendangan Toni Kroos. Namun sayang, sepakan gelandang asal Jerman itu masih melebar di sisi kiri gawang Milan.

Madrid kembali menciptakan peluang emas pada menit ke-58 melalui Cristiano Ronaldo. Berawal dari umpan Isco, Ronaldo menyambutnya dengan sundulan. Sayang, tandukan Ronaldo dapat ditepis oleh Diego Lopez.

Jose Mauri yang masuk menggantikan Andrea Bertolacci, menciptakan peluang melalui tendangan dari luar kotak penalti memasuki menit ke-73. Namun, percobaan dari Mauri itu masih belum tepat sasaran.

Saat laga memasuki menit ke-82, AC Milan nyaris mencetak gol. Memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Sergio Ramos, tendangan Carlos Bacca masih dapat diantisipasi dengan baik oleh Kiko Casilla.

Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan 0-0 tidak berubah. Madrid baru dapat dinyatakan sebagai juara setelah memenangi adu penalti 10-9 atas Rossoneri. Adu penalti itu melibatkan semua pemain yang bertanding hingga peluit panjang berbunyi.

Dua penendang Milan yang gagal adalah Carlos Bacca dan kiper muda, Gianluigi Donnarumma. Sementara itu, di kubu Madrid, tendangan Kroos bisa diantisipasi Donnarumma.

Hasil ini menambah koleksi gelar Madrid di ajang pra-musim ICC 2015. Sebelumnya mereka telah meraih trofi ICC 2015, di Australia.

Benitez dan Rodgers Dapat Ucapan Terima Kasih dari Sterling

MANCHESTER, Idlucky7.com – Setelah resmi di pekenalkan sebagai pemain anyar Manchester City, Raheem Sterling, mengucapkan terima kasih kepada dua mantan pelatihnya di Liverpool, Rafael Benitez dan Brendan Rodgers. Sterling mengatakan, kedua pelatih tersebut berperan besar terhadap perkembangan karier sepakbolanya di Anfield.

Pada Selasa (14/7/2015), status Sterling berubah menjadi pemain City. The Citizens rela menggelontorkan 49 juta poundsterling (sekitar Rp 727 miliar) untuk menebus pemain berusia 20 tahun itu.

“Aku ingin berterima kasih kepada Rafa Benitez karena telah membawaku ke Liverpool pada usia 15 tahun. Itu merupakan lonjakan besar bagiku,” ungkap Sterling.

“Aku juga mau berterima kasih kepada Brendan Rodgers karena dia telah memberikan kesempatan di tim utama dan kesempatan debut melawan City. Ia juga membiarkanku untuk menunjukkan talentaku kepada dunia,” lanjutnya.

Penuturan Sterling sekaligus jadi bantahan terhadap friksi antara dirinya dengan Rodgers. Rodgers pun sempat melontarkan bantahan serupa saat jumpa pers jelang pertandingan Liverpool di Bangkok, Senin (13/7/2015).