Semua tulisan dari Patricia Simorangkir

Kalah di PTUN, Menpora Akan Ajukan Banding

JAKARTA, Idlucky7.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahwari mengaku bakal mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan gugatan PSSI terkait Surat Keputusan Menpora Nomor 01307 tertanggal 17 April 2015 soal pembekuan PSSI.

PTUN mengeluarkan amar putusan bernomor 91/G/2015/PTUN-JKT itu, Selasa (14/7/2015). Dalam putusannya, majelis hakim, yang diketuai Ujang Abdullah, menolak eksepsi tergugat, dalam hal ini Menpora. Selain itu, Menpora juga diminta mencabut sanksi PSSI dan membayar denda sebesar Rp 277.000.

“Kami akan lihat seperti apa. Namun, yang pasti karena ini terkait dengan rahan hukum yang telah dimulai oleh mereka dengan menggugat pemerintah, hal itu (banding) sangat baik untuk kami pertimbangkan,” ujar Menpora saat dihubungi Selasa malam.

Imam menjelaskan, landasan Kemenpora mengajukan banding karena menilai putusan PTUN belum inkrah. Oleh karena itu, Imam pun memastikan, pihaknya belum berencana mencabut SK pembekuan PSSI.

“Jadi, kami sekarang akan ikuti prosedur saja. Mereka (PSSI) kan lebih dulu menggugat pemerintah. Sekarang pemerintah harus melayani dengan baik sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tuturnya.

“Berikutnya, saya minta pihak terkait untuk memantau jalannya peradilan ini agar dicapai hasil yang jujur, independen, transparan, dan adil, tanpa tekanan dari pihak mana pun,” tambah Menpora.

Sementara itu, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengaku tidak terkejut dengan hasil putusan PTUN. Ia pun mengonfirmasi bahwa Kemenpora sudah mengajukan banding atas putusan tersebut.

“Kami sudah mendaftarkan (pengajuan banding) hari ini, tidak menunggu 14 hari seperti yang sudah diberitakan sebelumnya. Pokoknya, kami akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku saja,” ujar Gatot.

Gol Moratta Tentukan Kemenangan Juventus atas Inter Milan

MILAN, Idlucky7.com – Juventus kembali meraih hasil positif 2-1 atas Inter Milan pada pertandingan lanjutan Serie-A di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (16/5/2015).

Kemenangan I Bianconeri ditentukan lewat eksekusi penalti Claudio Marchisio pada menit ke-42 dan ditambah Alvaro Morata pada menit ke-83. Sedangkan, gol tunggal Inter dicetak oleh Mauro Icardi pada menit ke-9.

Kekalahan dari Juventus kian menyulitkan langkah Inter untuk tampil di kompetisi antarklub Eropa musim depan. Inter masih tertahan di posisi ke delapan, terpaut dua poin dari Sampdoria, yang baru menghadapi Lazio pada Minggu (17/5/2015).

Inter lebih dahulu unggul saat pertandingan belum genap sepuluh menit. Bola tembakan dari luar kotak Marcelo Brozovic sempat mengenai kaki Icardi dan bergulir melewati garis gawang. Ini adalah gol keenam Icardi ke gawang Juventus sepanjang kariernya. Dominasi Inter terus berlanjut, pada menit ke-39, Xherdan Shaqiri hampir saja menggandakan keunggulan Inter lewat spekulasi dari luar area penalti jika saya bola tendangan tidak membentur mistar gawang.

Terlalu menyerang, tuan rumah lengah disisi pertahan. Keadaan ini mampu dimanfaatkan Juve. Empat menit jelang waktu normal babak pertama berakhir, Alessandro Matri mengungguli laju Nemanja Vidic. Vidic tak punya pilihan selain melancarkan tekel di daerah terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan mengganjar Vidic dengan kartu kuning.

Claudio Marchisio yang maju sebagai eksekutor, dengan cerdik mengarahkan bola ke sisi kanan Samir Handanovic yang bergerak ke arah berlawanan. Skor 1-1 sekaligus menutup paruh pertama.

Seusai turun minum, kedua tim saling jual beli serangan. Akan tetapi, gol penentu baru lahir pada menit ke-83. Kali ini, Alvaro Morata mencatatkan nama di papan skor dengan tembakan mendatar ke tiang dekat. Skor 2-1 untuk tim tamu pun tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Pogba Bisa Menjadi Starter

MADRID, Idlucky7.com — Allenatore Juventus, Massimiliano Allegri, menenyatakan bahwa Paul Pogba berpeluang tampil sebagai starter pada pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu malam atau Kamis (14/5/2015).

Seperti diketahui, Paul Pogba telah kembali bermain saat Juventus berhadapan dengan Cagliari pada akhir pekan lalu. Gelandang muda asal Perancis tersebut mencetak satu gol selama 63 menit bermain. Pertandingan melawan Cagliari menjadi laga perdana Pogba setelah absen dua bulan karena mengalami cedera hamstring.

Laga “pemanasan” itu pun berjalan baik bagi Pogba. Allegri pun langsung berencana memasang pemain asal Perancis itu sebagai starter. “Pogba dalam keadaan baik. Dia punya kesempatan besar untuk tampil sejak menit pertama,” kata Allegri.

Juve sendiri berpeluang besar lolos ke final Liga Champions, menyusul keberhasilan mengalahkan Madrid dengan skor 2-1 pada pertemuan pertama. Namun, Allegri meminta anak asuhnya melupakan kemenangan tersebut. Pelatih asal Italia tersebut meminta timnya untuk tetap fokus meraih kemenangan pada laga nanti.

“Tidak ada gunanya berpikir bahwa kami hanya bertahan. Kami harus lebih menguasai permainan. Jika tidak, Madrid akan mencetak gol. Kami hanya tinggal 95 menit lagi menuju Berlin (final Liga Champions). Saya tidak melihat alasan kami untuk tak percaya diri bahwa tim ini bisa ke sana,” ujar Allegri.

Cavani Kemungkinan Menuju Juventus

PARIS, Idlucky7.com – Edinson Cavani diklaim kemungkinan meninggalkan Paris Saint-Germain untuk kembali ke Serie A bergabung dengan Juventus pada musim panas ini.

Klaim tersebut dilontarkan oleh Luis Cavani, ayah dari penyerang asal Uruguay tersebut. Ini bukan kali pertama Luis mengomentari masa depan putranya, mengingat hal serupa pernah ia lakukan ketika Cavani dispekulasikan bakal hijrah dari Napoli tahun 2013 lalu.

“Apakah ia ingin kembali ke Serie A? Anda harus bertanya ke PSG apa mereka berniat menjual Edinson,” kata Luis Cavani kepada Calciomercato.com yang dikutip Sports Mole.

“Juventus adalah sebuah klub besar, yang terbaik di Italia. Kami belum bicara kepada mereka karena kami masih menunggu musim PSG untuk berakhir, dan kemudian kami akan siap untuk bertemu dan bicara kepada para direktur Juve,” lanjutnya.

Ia juga ditanya mengenai kabar ketertarikan klub Inggris Manchester United terhadap Cavani. Luis menjawab bahwa sejauh ini belum ada pendekatan dari “setan merah”.

“Manchester United? Tidak, kami belum menjalin komunikasi dengan mereka,” tuturnya.

Cavani sebelumnya juga sudah memberi indikasi siap meninggalkan Les Parisiens agar dapat kembali tampil di posisi favoritnya, yakni sebagai striker murni bukan penyerang sayap yang selama ini dilakoninya di Paris Saint-Germain.

Juventus Tembus Babak Semifinal Liga Champions

MONACO, Idlucky7.com – Tiket babak empat besar Liga Champions berhasil diraih Juventus menyusul hasil 0-0 di partai leg kedua babak 8 besar menghadapi Monaco. Sudah 12 tahun berlalu sejak kali terakhir Juve menembus babak itu.

Satu gol dari Arturo Vidal pada partai leg pertama di Turin tengah pekan lalu menjadi pembeda nasib Juve dan Monaco setelah pertemuan kedua di Stade Louis II, Kamis (23/4/2015) dinihari WIB, berakhir imbang kacamata.

Dalam usaha mengamankan hasil di leg pertama sendiri, Bianconeri dicatat Opta sudah menurunkan starting XI tertua dalam sejarah klub tersebut (31 tahun, 28 hari) ketika menyambangi markas Monaco.

Hasil itu terbukti baik untuk si ‘Nyonya Tua’ yang kini akan menghadapi lawan berat lainnya Real Madrid, Barcelona, atau Bayern Munich, di babak empat besar. Sejak tahun 2002-2003, baru kali ini lagi Juve mampu menembus babak semifinal Liga Champions.

“Saya akan katakan itu merupakan sebuah Juve yang dewasa. Kami memainkan sebuah laga berat dengan menggunakan kepala dan kami telah melakukan apa yang perlu kami lakukan agar maju,” kata Vidal

Laga ke-200 Simeone, Sebagai Pelatih Atletico

MADRID, Idlucky7.com – Tengah Pekan ini, Diego Simeone akan menjalani laga ke-200-nya sebagai pelatih Atletico Madrid. Simeone hingga kini tercatat sebagai salah satu pelatih tersukses Los Colchoneros.

Simeone, yang pernah main di Atletico pada 1994–1997 dan 2003-2005, ditunjuk sebagai pelatih klub tersebut pada Desember 2011. Dia menggantikan Gregorio Manzano yang dipecat.

Pada musim pertamanya sebagai pelatih Atletico, Simeone langsung memberi gelar Liga Europa. Tak berselang lama, dia mengantarkan timnya jadi juara Piala Super Eropa.

Sejak saat itu, Simeone telah mempersembahkan tiga gelar lainnya untuk Atletico, yakni Copa del Rey (2012/2013), La Liga (2013/2014), dan Piala Super Spanyol (2014). Pria asal Argentina itu juga meloloskan timnya ke final Liga Champions musim lalu meski akhirnya kalah dari Real Madrid.

Prestasi Simeone pantas dibandingkan dengan pelatih legendaris Atletico, mendiang Luis Aragones. Aragones melatih Atletico pada empat periode dan memberi satu gelar La Liga, tiga gelar Copa del Rey, satu gelar Piala Super Spanyol, dan satu trofi Piala Interkontinental.

Simeone hingga kini telah memimpin Atletico dalam 199 pertandingan resmi, dengan rincian 131 laga La Liga, 23 laga di Liga Champions, 23 laga di Copa del Rey, 17 laga di Liga Europa, empat laga di Piala Super Spanyol, dan satu laga di Piala Super Eropa.

Dalam 199 laga tersebut, Atletico meraih 126 kemenangan, 40 hasil seri, dan 33 kekalahan. Di bawah komando Simeone, Atletico mencetak 356 gol dan cuma kebobolan 145 kali.

Laga ke-200 Simeone sebagai pelatih Atletico akan datang pada Rabu (29/4/2015) ini, saat Atletico menghadapi Villarreal di El Madrigal. Simeone berharap bisa merayakan kemenangan pada laga ke-200-nya itu.

“Saya merasa sudah membuat keputusan bagus dengan datang ke klub saat situasi sedang tak terlalu baik dan saya berutang kepada para pemain karena merekalah yang telah membantu kami meraih apa yang kami miliki sekarang,” ujar Simeone yang dikutip Football Espana.

“Perbedaan utama pada tahun ini adalah kami punya 10 pemain baru yang harus beradaptasi. Tapi, mereka telah membantu kami untuk jadi kompetitif. Kami memenangi Piala Super Spanyol dan lolos ke perempatfinal Liga Champions dan disingkirkan Barcelona dari Copa del Rey,” katanya.

Atletico saat ini menempati posisi ketiga di klasemen sementara La Liga dengan 72 poin. Mereka terpaut 12 poin dari Barcelona dan tujuh poin dari Madrid.

Carlo Ancelotti Bidik Final Lagi

MADRID, Idlucky7.com – Berkat kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid di leg II, Real Madrid sukses melaju ke semifinal Liga Champions. Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti, menyebut timnya siap menghadapi siapa pun di semifinal dan membidik final untuk kedua kali dalam dua musim beruntun.

Berkat kemenangan yang diraih di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (23/4) dinihari WIB, tersebut, Madrid unggul agregat 1-0. Sebelumnya, kedua kesebelasan bermain imbang 0-0 pada leg pertama di Vicente Calderon pekan lalu.

Kemenangan Madrid ditentukan oleh pemain yang dipinjam dari Manchester United, Javier ‘Chicharito’ Hernandez. Bagi penyerang asal Meksiko itu sendiri, menjadi pahlawan kemenangan Madrid adalah kepuasan tersendiri. Bukan apa-apa, Chicharito belakangan dikabarkan tidak akan dipertahankan oleh United dan dipersilakan untuk mencari klub lain pada musim panas.

Di sisi lain, Ancelotti mengaku puas melihat performa anak-anak asuhnya. Dia menyebut, Atletico adalah tim yang tangguh dan bisa mendominasi mereka adalah sebuah kesuksesan besar.

Juventus Bandrol Pogba 100 Juta Euro

Idlucky7.com – Berita tentang kepindahan pemain muda berbakat Juventus, Paul Pogba, kian santer mencuat menjelang akhir musim ini. Menurut AS, gelandang asal Perancis tersebut sudah meminta agar Juventus melepaskannya pada musim panas nanti, dan Bianconeri pun sudah siap melakukannya tetapi jika ada klub yang mau membelinya dengan harga 100 juta euro (sekitar Rp 1,468 triliun).

Pekan lalu, sejumlah laporan di Spanyol menyebutkan bahwa Juventus menolak tawaran pembuka senilai 80 juta euro (sekitar Rp 1,174 triliun) yang diajukan Barcelona untuk pemain berusia 22 tahun tersebut. Tetapi kini, tampaknya Si Nyonya Besar siap bernegosiasi dengan klub yang mau memberikan tawaran yang lebih menggiurkan.

Surat kabar tersebut mengklaim The Catalans, bersama dengan Manchester City dan Paris Saint-Germain merupakan klub yang sudah mengadakan pembicaraan dengan Juventus tentang kemungkinan transfer kepindahan Pogba. Tetapi, PSG yang bersedia menggelontorkan dana lebih besar karena nilainya mencapai 100 juta euro.

City tidak akan memberikan penawaran seperti yang diberikan raksasa Perancis tersebut, tetapi mereka yakin bisa bernegosiasi dengan memberikan tawaran tambahan seorang pemain plus uang cash. Sementara itu direktur olahraga Barca Ariedo Braida sudah bertemu dengan agen pemain tersebut Mino Raiola, meskipun mereka masih menjalani hukuman tak boleh aktif di bursa transfer hingga musim dingin tahun depan.

Namun demikian, Barca memiliki rencana untuk menghindari hukuman tersebut dengan cara meminjamkannya ke Juventus untuk semusim dan membayar gajinya yang baru. Mereka pun bisa menggunakan Pedro Rodriguez atau Martin Montoya sebagai bagian dari tawar-menawar harga mantan pemain Manchester United itu.

Sementara itu, Madrid diyakini telah menarik diri dari perburuannya untuk mendatangkan Pogba. Presiden Florentino Perez tak bersedia melakukan investasi 100 juta euro untuk seorang pemain yang dianggapnya masih labil dalam kehidupan.

“Sampai tahun lalu (Pogba) tinggal dengan ibunya, dia tidak keluar malam hari dan ya, dia sangat religius,” ujar sang presiden.

Jika akhirnya ada klub yang bersedia membayar mahar 100 juta euro, maka Pogba akan menyamai rekor Gareth Bale sebagai pemain termahal di dunia. Madrid membeli winger asal Wales tersebut dengan harga serupa pada musim panas 2013 dari Tottenham Hotspur.

Rayo Vallecano Dan Valencia Berbagi Angka

MADRID, Idlucky7.com – Valencia harus puas berbagi satu angka setelah bermain imbang di kandang Rayo Vallecano dengan skor akhir 1-1, Jumat (1/5) dinihari WIB. Valencia dan Rayo sama-sama mengakhiri laga dengan 10 pemain.

Pada pertandingan di Estadio Vallecas, Rayo berhasil mengungguli Valencia 1-0 di paruh pertama lewat gol Adrian Embarba di menit ke-19. Daniel Parejo baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-66.

Embarba membawa Rayo memimpin berkat kerjasama Ze Castro dengan Embarba. Umpan cukil Castro diteruskan Embarba dengan tembakan dari luar kotak penalti yang tidak mampu ditahan kiper Diego Alves.

Setelah turun minum, tim tuan rumah justru kehilangan seorang pemainnya usai Jorge Morcillo diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena melanggar Andre Gomes di menit ke-63.

Memanfaatkan kelebihan jumlah pemain, Los Che langsung menciptakan gol balasan tiga menit berselang. Dari tendangan bebas, Parejo melepaskan sepakan kencang melengkung yang bersarang di sudut kanan atas gawang Rayo. Skor kini 1-1.

Partandingan semakin panas. Valencia pun mesti kehilangan strikernya Rodrigo karena menyikut Tono.

Di sisa pertandingan, tak ada tim yang mampu menciptakan gol tambahan sehingga skor 1-1 bertahan hingga usai.

Chiellini : Juve Tim Kuat dan Bisa Mengalahkan Tim Mana Pun

MADRID, Idlucky7.com – Pasca pertandingan melawan Real Madrid, Bek Juventus, Giorgio Chiellini berpendapat, keberhasilan lolos ke final Liga Champions merupakan satu bukti Juventus sebagai salah satu tim kuat dan bisa mengalahkan tim mana pun. Chiellini yakin Juve mampu mengalahkan Barcelona, pada pertandingan final, di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015).

Juve lolos ke final setelah sukses menyingkirkan Real Madrid. Si Nyonya Besar sukses menahan imbang Madrid dengan skor 1-1 di Santiago Bernabeu, Rabu malam atau Kamis (14/5/2015) dini hari WIB sehingga lolos dengan keunggulan agregat 3-2. Juve untuk pertama kalinya “mencicipi” final Liga Champions dalam 12 tahun terakhir.

Chiellini sangat gembira bisa mengantarkan timnya ke final. Apalagi, lawan yang disisihkan adalah juara bertahan dan bertabur bintang berharga mahal.

“Ini adalah pertandingan terindah dan penting dalam karierku. Para pemain membuktikan bahwa Juventus pantas berada di babak akhir Liga Champions. Jadi kini, kami bisa menuju Berlin dengan keyakinan bisa meraih kemenangan. Sebab, kami kuat dan bisa mengalahkan tim mana pun,” kata Chiellini.

Chiellini juga berbicara soal putusan wasit Jonas Eriksson memberikan Madrid penalti pada menit ke-23. Wasit asal Swedia tersebut menunjukk titik putih setelah melihat Chiellini melanggar James Rodriguez di kotak terlarang.

“Di lapangan, putusan tersebut tampaknya berlebihan. Namun, dari tayangan ulang terlihat ada sentuhan yang berujung penalti,” tuturnya.