Semua tulisan dari Rizky Fadilah

Indonesia Melorot di Ranking FIFA Terbaru

Idlucky7.com — FIFA merilis daftar rangking FIFA terbaru pekan ini. Jerman sabagai Juara Dunia, turun satu peringkat ke urutan ketiga karena posisinya digusur Belgia yang sebelumnya ada di peringkat tersebut. Argentina, yang bulan lalu gagal di final Copa America, masih bertahan di posisi teratas.

Belanda terpental jauh sampai tujuh titik ke posisi ke-12. Kolombia tetap bertahan di peringkat keempat, diikuti oleh Brasil, Portugal, Romania, Inggris, dan Wales, yang naik satu setrip. Juara Copa America 2015, Chile, juga naik satu peringkat ke posisi ke-10, begitu juga Spanyol, yang berada di urutan ke-11.

Amerika Serikat naik lima posisi ke urutan ke-29, meski dikalahkan Jamaika di semifinal Piala Emas lalu. Australia turun dua titik ke posisi ke-61.

Iran, yang menempati posisi tertinggi dari zona Asia (AFC), hanya mampu berada di urutan ke-41. Mereka mengalahkan Korea Selatan (54) dan Jepang (56) serta Australia (61).

Bagaimana dengan Indonesia? Negara yang kompetisinya sedang “mati” akibat kisruh antara PSSI dan pemerintah ini terdampar di urutan ke-165, turun satu setrip dari sebelumnya. Indonesia masih kalah dari Myanmar, Timor Leste, dan Bhutan, yang tepat berada di atasnya, tetapi unggul atas Malaysia yang menempati peringkat ke-168.

Berikut daftar 20 besar peringkat FIFA:

1. Argentina (1)
2. Belgia (3)
3. Jerman (2)
4. Kolombia (4)
5. Brasil (6)
6. Portugal (7)
7. Romania (8)
8. Inggris (9)
9. Wales (10)
10. Cile (11)
11. Spanyol (12)
12. Belanda (5)
13. Kroasia (14)
14. Slowakia (15) sama dengan Austria (15)
16. Italia (17)
17. Swiss (18)
18. Uruguay (13)
19. Aljazair (19)
20. Ceko (20)

165. Indonesia (164)

MU Desak Ramos Pergi Tinggalkan Madrid

MANCHESTER, Idlucky7.com – Perseteruan antara dua klub raksasa di Eropa, Real Madrid dan Manchester United pada bursa transfer musim panas ini kian sengit. Menurut kabar media setempat, MU meminta Sergio Ramos memberikan pernyataan kepada publik bahwa dirinya ingin pergi dari Madrid.

“Desakan” MU kepada Ramos ini bisa jadi merupakan “balasan” atas apa yang dilakukan Madrid kepada penjaga gawang andalan mereka, David de Gea. Demikian menurut laporan media Spanyol, Marca.

Menurut pihak MU, pernyataan kepada publik dari bek berusia 29 tahun tersebut, membuat presiden Madrid Florentino Perez tak mempunyai pilihan selain menjualnya. Apalagi, di mata Madridista, Perez nyaris tak pernah mau mempertahankan pemain yang melawan kehendaknya.

Manajer MU Louis van Gaal baru-baru ini mengatakan kepada media bahwa kesepakatan Ramos mungkin sedang dalam proses. Sebaliknya, pelatih baru Madrid Rafael Benitez berulang kali menyampaikan bahwa kaptennya tidak akan pergi dari Bernabeu.

Akan tetapi Ramos sampai sekarang belum berbicara tentang masa depannya kepada publik, karena menghormati klub dan suporternya. Meskipun demikian, beberapa surat kabar tetap yakin, Ramos masih ingin pindah sebelum penutupan bursa transfer musim panas ini.

Soal perpanjangan kontrak Ramos, baru akan diketahui setelah pekan depan. Pasalnya, Perez akan datang ke China untuk bergabung dengan skuad Madrid yang tengah melakoni tur pra-musim di negara tersebut. Diyakini, kedatangan Perez untuk merayu Ramos agar pemain yang direkrut dari Sevilla pada 2005 memantapkan pilihan tetap bersama Los Blancos.

Van Persie Terbang ke Istanbul

ISTANBUL, Idlucky7.com – Dengan menggunakan pesawat jet pribadi, striker Manchester United, Robin van Persie, melakukan penerbangan menuju Istanbul, Minggu (12/7/2015). Van Persie akan segera merampung proses kepindahannya ke Fenerbahce dari Manchester United.

“Fenerbahce mengonfirmasi Robin van Persie akan berada di Bandara Sabiha Gokcen Istanbul pada Minggu malam ini. Kami mengumumkan ini untuk para suporter dan publik,” sebut pernyataan resmi Fenerbahce.

Proses transfer Van Persie ke Fenerbahce telah rampung pada Sabtu (11/7/2015). Tidak disebutkan berapa nilai transfer pemain didikan akademi Feyenoord Rotterdam itu.

Rencananya, Van Persie akan dikontrak dengan durasi tiga tahun dengan opsi perpanjangan selama setahun. Van Persie kemungkinan akan menerima gaji 240.000 poundsterling per pekan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Van Persie memang disinyalir kuat bakal meninggalkan Old Trafford, setelah tak mendapatkan jaminan bermain reguler dari Louis van Gaal. Sejak musim lalu, penyerang asal Belanda itu lebih banyak duduk di bangku cadangan menyusul keputusan Van Gaal yang lebih memilih Wayne Rooney menjadi tumpuan di lini depan.

FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi Untuk Indonesia

ZURICH, Idlucky7.com — FIFA akhirnya secara resmi menjatuhkan sanksi terhadap dunia sepak bola Indonesia. Keputusan tersebut diberikan FIFA, setelah mereka menggelar emergency meeting Komite Eksekutif di Zurich, Swiss, Sabtu (30/5/2015).

“Sanksi bagi PSSI langsung berlaku dan untuk waktu yang tidak ditentukan sampai PSSI bisa mematuhi peraturan Pasal 13 dan 17 Statuta FIFA,” demikian sebagian surat pernyataan FIFA yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Jerome Valcke.

Dalam keterangan surat tersebut, FIFA menyatakan akan mencabut sanksi terhadap Indonesia, jika PSSI dapat menyelesaikan permasalahan tanpa adanya campur tangan pihak ketiga. Selain itu, FIFA juga meminta agar tanggung jawab terhadap tim nasional dan semua kompetisi sepak bola yang berjalan di Indonesia diserahkan kepada PSSI.

“Selama mendapatkan sanksi, PSSI kehilangan hak keanggotaan (c.f Pasal 12 ayat 1 Statuta FIFA) dan seluruh wakil asal Indonesia (tim nasional maupun klub) dilarang melakukan hubungan internasional, termasuk terlibat di kompetisi FIFA dan AFC (c.f khususnya Pasal 14 ayat 3 dari Statuta FIFA),” ujar FIFA.

“Sanksi terhadap PSSI juga menjadikan setiap anggota dan ofisial mereka tidak bisa mendapatkan keuntungan apa pun dari program pengembangan dari FIFA dan AFC, kursus, atau latihan selama dijatuhi sanksi,” lanjut pernyataan tersebut.

Demikian sanksi yang dijatuhkan FIFA terhadap Indonesia. Sanksi ini tentu saja akan berdampak sangat luas terhadap para pelaku sepak bola di negeri ini. Kita semua berharap keadaan seperti ini tidak terus berlarut-larut, sehingga sepak bola Indonesia dapat kembali berjalan seperti biasa.

Klub Polandia Sukses Bikin Repot Juventus

GDANSK, Idlucky7.com – Juventus harus berusaha keras untuk mengalahkan klub asal Polandia, Lechia Gdansk. Pada laga yang di gelar di PGE Arena Gdansk, Polandia, (Rabu 29/7/2015) waktu setempat. La Vecchia Signora hanya mampu menang dengan skor tipis 2-1, meski menurunkan sejumlah pemain bintang,

Pada menit ke-4, Juventus seakan bakal menang dengan mudah saat Paul Pogba sudah mampu menciptakan gol. Pogba sukses memanfaatkan buruknya organisasi pertahanan Gdansk dan berhasil menyundul bola dengan sangat keras ke dalam gawang.

Tapi, setelah gol tersebut Dewi Fortuna seakan menjauh dari Juventus. Kesialan berkali-kali menghampiri La Vecchia Signora. Pertama, cedera yang menimpa Giorgio Chiellini pada menit ke-8. Cedera lama bek asal Italia itu diperkirakan kambuh sehingga harus ditarik keluar dan digantikan oleh Martin Caceres.

Kehilangan Chiellini sepertinya berpengaruh terhadap performa para pemain Juventus. Pasalnya sejak saat itu, semangat juang Pogba dkk menurun drastis. Sebaliknya, para pemain Gdansk makin bersemangat untuk menyamakan kedudukan setelah para penonton yang memenuhi stadion mulai bergemuruh menyanyikan yel-yel.

Peluang emas didapatkan oleh Gdansk pada menit ke-41. Ketika itu, mereka hampir mencetak gol andai tidak digagalkan oleh tiang gawang.

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri yang memainkan skema 3-5-2 sejak awal laga memutuskan untuk mengubah susunan pemain saat interval kedua pertandingan baru dimulai. Pada saat itu, Allegri menarik keluar Lenardo Bonucci, Simone Zaza, Pogba, dan Stphan Lichtsteiner guna memberika kesempatan kepada Patrice Evra, Mario Mandzukic, Morata, dan Claudio Marchisio unjuk gigi.

Perubahan ini membuahkan hasil. Serangan Juventus mulai berbahaya dan merepotkan gawang tuan rumah. Hebatnya, suporter tim tamu berlaku sportif dengan memberi apresiasi atas perjuangan Juventus. Aplaus dari suporter Gdansk makin kencang ketika kiper Juventus, Gianluigi Buffon ditarik keluar untuk digantikan oleh Neto.

Juventus lengah ketika laga memasuki 10 menit akhir. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh skuat Gdansk. Pada menit ke-82, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui sepakan Adam Buksa. Gol tercipta setelah pemain bertahan Juventus melakukan blunder di area kotak penalti. Bola yang gagal disapu oleh Clemenza akhirnya direbut Bruno Nazario dan memberikan umpan matang kepada Buksa.

Juventus terhenyak. Mereka seakan tak mau kembali ke Italia dengan hasil seri. Pertahanan Gdansk akhirnya bertubi-tubi diserbu Mandzukic dkk. Usaha keras mereka membuahkan hasil. Secara cerdik, Mandzukic mampu mengelabui beberapa pemain Gdansk dan mengarahkan bola ke dalam gawang.

Ini menjadi gol spesial bagi Mandzukic. Pasalnya, gol tersebut menjadi yang pertama bagi striker asal Krosia itu sejak dibeli dari Atletico Madrid pada bursa transfer musim panas 2015.

Gol Mandzukic akhirnya menjadi pembeda pada laga itu. Juventus sukses mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan dan berhak meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Moratta : “Goetze Akan Cocok Bermain di Juventus”

TURIN, Idlucky7.com — Direktur Umum Juventus, Giuseppe Marotta, menyebutkan bahwa gelandang Bayern Munich, Mario Goetze, memiliki karakter permainan yang cocok untuk bermain dengan Si Nyonya Besar.

Saat ini, pemain tim nasional Jerman berusia 23 tahun itu kerap santer diberitakan akan meninggalkan Allianz Arena untuk hijrah ke Juventus. Hal tersebut semakin diperkuat setelah Juventus dikabarkan telah sepakat melepas Arturo Vidal ke Bayern Muenchen.

“Kami mencari seorang pemain dengan karakter tertentu, dan Goetze adalah pemain yang sesuai dengan kriteria itu,” ujar Marotta saat konferensi pers.

“Namun, dia adalah pemain Bayern Muenchen sehingga kami belum melakukan pembicaraan yang konkret,” lanjut Marotta.

Goetze sendiri masih memiliki kontrak di Bayern Muenchen hingga Juni 2017. Sebelumnya, pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola, sempat menyatakan berencana untuk mempertahankan mantan gelandang Borussia Dortmund tersebut.

“Dalam sepak bola, kami harus melihat dari sisi pemain. Jadi, kami bisa memberikan analisis berdasarkan hal itu. Bayern Muenchen pun dikabarkan senang (mempertahankan Goetze),” kata Marotta.

Barca Pinjamkan Montoya ke Inter

MILAN, Idlucky7.com – Resmi sudah Martin Montoya berseragam Inter Milan musim depan. Kubu Barcelona telah mencapai kata sepakat namun tidak disebutkan mengenai berapa dana yang harus dikeluarkan oleh Inter untuk memboyonng pemain tersebut. Montoya tiba di Milan pada Kamis 2 Juli lalu untuk melakukan tes medis di Inter Milan. Usai lulus tes medis, bek Barcelona tersebut langsung merampungkan proses kepindahannya dan kini telah resmi menjadi pemain pinjaman I Nerazzurri.

Inter meminjam bek asal Spanyol tersebut selama semusim. La Beneamata punya opsi untuk mempermanenkan kontrak bek berusia 24 tahun tersebut jika tampil mengesankan selama menjalani masa peminjamannya.

Montoya menjadi pemain Inter kelima, yang didatangkan pada bursa musim panas ini. Sebelumnya, klub yang diarsiteki Roberto Mancini itu telah sukses memboyong Geoffrey Kondogbia, Miranda, Jeison Murillo, dan Matteo Bianchetti dari klubnya masing-masing.

Montoya menjadi bagian dari tim utama Barcelona pada musim 2010-11. Montoya sukses membuat debutnya bersama El Barca pada Februari 2011 silam. Namun, ia gagal menjaga konsistensinya di tempat utama Barcelona. Montoya kalah bersaing dengan Dani Alves.

Kans Montoya untuk tampil di tempat utama semakin sulit setelah Barcelona berhasil mendatangkan salah satu bek dari Sevilla, Aleix Vidal. Keputusannya bergabung bersama Inter, diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan diri dan mengembalikan performa apik yang pernah dimilikinya.

Jovetic Resmi Bergabung Dengan Inter

MILAN, Idlucky7.com – Inter Milan dan Manchester City secara resmi telah merampungkan proses transfer kepindahan Stevan Jovetic. Striker berkebangsaan Montenegro ini diikat dengan durasi kontrak selama empat tahun.

Jovetic sudah berada di Kota Milan sejak Senin (28/7/2015). Ia pun telah menjalani tes medis di markas klub satu hari berselang (29/7/2015).

Proses kepindahan Jovetic sempat tertunda lantaran skuat I Nerazzurri berada di China guna melakoni laga pra-musim International Champions Cup. Inter baru mengumumkan penandatanganan kontrak Jovetic pada Jumat (31/7/2015).

“FC Internazonale dengan senang mengumumkan kesepakatan dengan Manchester City terkait pembelian Stevan Jovetic. Pemain ini menandatangani kontrak empat tahun hingga 30 Juni 2019,” bunyi pernyataan resmi klub.

Kedatangan Jovetic disambut positif oleh Presiden Inter, Erick Thohir. Pria berkebangsaan Indonesia ini menilai, Jovetic merupakan rekrutan penting untuk timnya.

“Seorang striker dinamis akan memberikan nilai tambahan untuk lini serang kami. (Roberto) Mancini bakal mengeluarkan kemampuan terbaiknya,” ucap Thohir.

Opsi Terbaik Untuk Sepak Bola Indonesia

JAKARTA, Idlucky7.com – Dunia sepak bola Indonesia memiliki secerca harapan setelah Menpora Imam Nahrawi menyatakan akan mempertimbangkan untuk merevisi Surat Keputusan (SK) pembekuan PSSI. Masyarakat sepak bola pun berharap hal itu segera menjadi kenyataan.

Sinyal berdamainya Kemenpora dan PSSI yang diwakili Waketum PSSI Hinca Panjaitan terlihat usai melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, Senin 25 Mei kemarin. Dalam pertemuan yang juga dihadiri ketua dewan kehormatan PSSI Agum Gumelar dan Ketua KOI Rita Subowo itu tersebut, ada tiga opsi yang muncul untuk membenahi sepak bola Indonesia.

Pertama, tetap mempertahankan SK pembekuan PSSI. Kedua, mencabut SK pembekuan PSSI. Dan yang ketiga, merevisi SK Pembekuan PSSI dengan memperkuat Tim Transisi (bentukan Menpora) melalui pemberian kewenangan yang lebih untuk mengawasi PSSI secara profesional.

Sejauh ini, Menpora belum mengambil keputusan. Ia masih akan mengkaji lebih dalam, opsi mana yang paling ideal untuk memuluskan misinya membuat sepak bola Indonesia lebih baik dan berprestasi ke depannya.

Namun, jika melihat opsi yang ada, opsi ketiga sepertinya menjadi hal yang paling ideal sebagai solusi. Pasalnya, opsi ini memberikan win-win solution bagi kedua kubu.

PSSI bisa kembali menjalankan hak dan tugasnya sebagai induk organisasi sepak bola, seperti memutar roda kompetisi, menyiapkan timnas Indonesia dan lain-lain. Sementara itu, Kemenpora juga masih bisa menjalankan misinya memperbaiki tata kelola sepak bola Indonesia dengan hadirnya Tim Transisi.

Akan tetapi, hal ini juga tidak mudah untuk diwujudkan. Pertanyaan yang muncul ialah, bagaimana alur kerja mereka? PSSI juga belum tentu bisa menerima kehadiran Tim Transisi karena berpotensi bisa mengikis kewenangan mereka?

Terlepas dari opsi apa yang akan diambil nanti, para pelaku sepak bola, baik pelatih dan pemain berharap permasalahan ini segera selesai. Tujuannya ialah agar Indonesia terhindar dari sanksi FIFA dan kompetisi bisa kembali bergulir sehingga mereka bisa kembali menyambung hidup.

“Ini suatu kabar yang membahagiakan jika pada akhirnya Menpora mau mengaktifkan PSSI kembali. Setidaknya para insan sepak bola bisa berharap agi bahwa kompetisi musim ini akan berjalan kembali, tinggal Menpora bagaimana, kapan akan mencabutnya,” asisten pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo kepada Antara, Senin 25 Mei 2015.

“Ini jelas tidak mudah (menyatukan PSSI-Tim Transisi), perlu koordinasi yang berarti mau duduk satu meja. Tapi terlepas dari tantangan dan ancaman yang bakal terjadi pada masa mendatang, saya tetap optimistis memandang kompetisi ke depan,” kata asisten pelatih Benny Dollo ini.

Hal senada juga dilontarkan pemain Persela, Mahyadi Panggabean. Mantan penggawa Timnas Indonesia mendesak agar PSSI dan Kemenpora segera berdamai demi kebaikan sepak bola Indonesia.

“Pihak yang bersengketa mulailah untuk berdamai karena ada hal yang lebih penting yang harus dipikirkan. Tak berapa lama lagi Timnas Indonesia akan bermain di SEA Games, seharusnya lebih fokus ke sini,” timpal Mahyadi.

Kini, baik Menpora dan PSSI harus bergerak cepat untuk mencari solusi terbaik untuk sepak bola Indonesia. Sebab, menurut surat terakhir dari FIFA, Indonesia akan dijatuhi sanksi apabila gagal menyelesaikan permasalahan ini hingga 29 Mei 2015.

Permintaan Tiket EURO 2016 Mencapai 3,7 Juta

NANTES, Idlucky7.com – Permintaan tiket perhelatan EURO 2016 di Perancis sangat tinggi bahkan melampaui target. Menurut panitia penyelenggara, hingga saat ini permintaan tiket untuk turnamen empat tahunan tersebut telah mencapai 3,7 juta.

Ini berarti permintaan tiket sudah melebihi ekspektasi karena hampir empat kali lipat. Padahal, penawaran hanya dibuka selama satu bulan.

“Kemarin (Jumat) kami berada di 3,7 juta permintaan untuk satu juta tiket, sehingga permintaan jauh lebih besar dari tawaran itu,” ujar Jacques Lambert, Presiden Panitia EURO 2016, Sabtu (20/6/2015).

Lambert mengatakan, sebagian besar permintaan adalah untuk tiket termurah dan para penggemar masih dapat meningkatkan kesempatan mereka untuk mendapatkan tiket dengan mengajukan permintaan tiket yang lebih mahal.

Sebagian besar permintaan itu berasal dari Perancis, yang mencapai 55 persen. Meskipun demikian, banyak juga yang datang dari seluruh Eropa dan 200 negara lainnya secara keseluruhan.

Tahap pertama penjualan tiket terbuka sampai 10 Juli dan permintaan hanya bisa dilakukan di situs euro2016.fr.

Secara total 2,5 juta tiket akan dijual untuk 51 pertandingan dalam turnamen yang diperbanyak menjadi 24 tim itu. Banyak dari tiket yang disediakan adalah untuk sponsor, mitra dan total 1,8 juta tiket akan diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Setiap individu dapat mengajukan permohonan untuk maksimal empat tiket.