Semua tulisan dari Administator

Ukir Hattrick, Eden Hazard Menuai Pujian

Gelandang Chelsea, Eden Hazard, mengukir hattrick sekaligus membawa timnya menang 4-1 atas Cardiff City, pada laga pekan ke-5 Premier League di Stamford Bridge, Sabtu (15/9/2019) malam WIB.

Penggawa timnas Belgia itu mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37′, 44′, dan 80′, sedangkan satu gol The Blues lainnya disarangkan Willian pada menit ke-83. Sementara itu, gol tunggal Cardiff dicetak Sol Bamba pada menit ke-16.

Penampilan apik Eden Hazard membuat manajer Chelsea, Maurizio Sarri, puas. Sarri pun menganggap jika Hazard adalah pemain terbaik, tak hanya di Inggris, Eropa, namun juga dunia.

“Mungkin (Hazard pemain terbaik di Premier League). Menurut saya, Hazard adalah satu di antara pemain terbaik di Eropa, tetapi sekarang saya berubah pikiran, mungkin dia yang terbaik saat ini. Saya juga merasa Hazard bisa lebih banyak meningkatkan kemampuan,” ujar Sarri.

Berkat kemenangan atas Cardiff City, Chelsea kini bercokol di puncak klasemen sementara Premier League dengan nilai 15. Mereka unggul produktivitas gol atas Liverpool di tempat kedua, dan dua poin atas Manchester City di peringkat ketiga.

“Tidak, saya tidak mengubah pikiran saya untuk satu pertandingan. Menurut saya, Liverpool dan Man City masih selangkah lebih maju dari kami, tetapi saya menilai kami bisa mengalami peningkatan,” lanjut Sarri.

“Target saya adalah menjadi tim terbaik di Inggris tetapi tidak dalam satu bulan, mungkin satu musim, mungkin sedikit lebih, tetapi itu adalah target kami. Saat ini, menurut pendapat saya, Liverpool dan Man City lebih baik dari kami,” paparnya.

Klopp: Kondisi Roberto Firmino Akan Terus Dipantau

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menyayangkan cedera yang dialami Roberto Firmino saat bersua Tottenham Hotspur. Klopp pun menyebut kondisi cedera Firmino akan terus dipantau.

Pemain timnas Brasil itu mengalami cedera mata saat The Reds menang 2-1 atas Tottenham pada laga pekan kelima Premier League, di Stadion Wembley, Sabtu (15/9/2018) malam WIB.

Roberto Firmino mencetak gol kedua Liverpool pada menit ke-54. Namun, pemain berusia 26 tahun itu harus ditarik keluar, karena mata kirinya terkena jari telunjuk Jan Vertonghen.

Dia pun digantikan Jordan Henderson pada menit ke-74. Berbicara kepada Sky Sports setelah pertandingan, Klopp memberikan kabar terbaru mengenai kondisi sang striker:

“Bobby Firmino tidak bagus saat ini. Kami perlu melihat perkembangannya. Situasinya tidak terlalu bagus saat ini. Hidup tidak pernah sempurna,” jelas Klopp.

Cedera yang dialami Firmino tersebut membuatnya diragukan tampil melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions, tengah pekan depan. Mereka akan menerima kunjungan PSG di Stadion Anfield.

Absennya pemain bernomor punggung sembilan itu tentu saja akan menjadi kehilangan besar buat Liverpool. Sebab, Roberto Firmino merupakan andalan di lini depan The Reds.

Roberto Firmino Pastikan Cedera Matanya Tak Parah

Penyerang Liverpool, Roberto Firmino, mengalami cedera mata saat timnya menang 2-1 atas Tottenham Hotspur pada laga pekan kelima Premier League, di Stadion Wembley, Sabtu (15/9/2018) malam WIB.

Cedera itu didapatkan Firmino ketika memperebutkan bola dengan bek Tottenham, Jan Vertonghen. Tanpa sengaja telunjuk Vertonghen mengenai mata kiri pemain timnas Brasil itu.

Akibatnya, Roberto Firmino mendapat perawatan dari tim medis Liverpool. Namun, pemain 26 tahun tersebut tidak dapat melanjutkan pertandingan dan digantikan Jordan Henderson pada menit ke-74.

Untuk memeriksakan kondisinya, Firmino langsung dibawa ke rumah sakit. Meski terlihat cukup mengkhawatirkan, mantan pemain 1899 Hoffenheim itu memastikan jika matanya dalam keadaan baik.

“Itu hanya terlihat mengerikan, mata saya baik-baik saja dan begitu juga dengan saya. Terima kasih atas semua dukungan dan sampai bertemu,” tulis Firmino di akun Instagram pribadinya. Roberto Firmino tampil cukup baik pada pertandingan tersebut. Dia turut menyumbangkan satu gol untuk Liverpool pada menit ke-54.

Tim medis Liverpool telah melakukan pemeriksaan terhadap mata Firmino. Hasilnya, Roberto Firmino tak mengalami cedera serius dan berpeluang menghadapi Paris Saint-Germain dalam laga perdana Grup C Liga Champions, di Stadion Anfield, Selasa (18/9/2018).

“Pemeriksaan rumah sakit mengonfirmasi abrasi mata, tetapi tidak ada kerusakan permanen. Masalah ini akan dipantau dan ditangani oleh staf medis Liverpool di Melwood,” bunyi pernyataan resmi Liverpool.

Peputusan apa pun belum dibuat mengenai apakah Firmino akan dapat tampil pada laga Liga Champions kontra Paris Saint-Germain di Anfield. Pada tahap ini, pemain nomor 9 belum dikesampingkan.”

Valverde: Barcelona Selalu Kerepotan Kalahkan Real Sociedad di Anoeta

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengakui anak asuhnya kerap kerepotan meraih kemenangan saat bertandang ke markas Real Sociedad di Estadio Municipal de Anoeta pada pertandingan La Liga Spanyol.

Bersua Sociedad dalam laga pekan keempat La Liga, Sabtu (15/9/2018) malam WIB, El Barca tampil dominan. Mereka mencatatkan 69 persen penguasaan bola, berbanding 31 persen milik La Real.

Meski begitu, Barcelona kebobolan lebih dulu. Bola hasil tembakan Aritz Elustondo pada menit ke-12 melesat mulus masuk ke dalam gawang Los Cules yang dikawal Marc-Andre ter Stegen.

Blaugrana baru mampu bangkit pada paruh kedua. Mereka berhasil mencetak dua gol, sekaligus mengunci kemenangan 2-1. Sepasang gol Barca disarangkan Luis Suarez (63′) dan Ousmane Dembele (66′).

Pada musim lalu, Barcelona juga harus bekerja keras mendulang tiga poin saat melawat ke Estadio Municipal de Anoeta, 15 Januari 2018. Sempat tertinggal dua gol, El Barca akhirnya mampu meraih kemenangan 4-2 atas Real Sociedad.

“Selalu ada hal-hal yang perlu ditingkatkan. Tetapi tidak pernah mudah untuk datang ke sini. Dan sangat sulit ketika Anda kebobolan lebih awal,” ujar Valverde.

“Suporter benar-benar berada di belakang tim mereka. Ada suasana yang spektakuler di Anoeta yang baru ini. Jika cukup sulit sebelumnya, saat ini bahkan lebih sulit,” paparnya.

Berkat kemenangan ini, Barcelona masih kukuh berada di puncak klasemen sementara La Liga dengan nilai 12. Mereka unggul dua poin atas Real Madrid yang bermain 1-1 kontra Athletic Bilbao.

Prediksi Cagliari Vs AC Milan: Mengasah Taring Gonzalo Higuain

AC Milan akan melawan Cagliari dalam lanjutan Serie A di Sardegna Arena, Cagliari, Minggu (16/9/2018) waktu setempat. Laga nanti bakal menjadi pembuktian striker I Rossoneri, Gonzalo Higuain.

Hugian belum juga menunjukkan ketajaman sejak didatangkan dari Juventus. Dari dua pertandingan, pemain asal Argentina itu belum sekalipun mencetak gol.

Hal tersebut jelas berbeda ketimbang saat membela Napoli dan Juventus. Ketika di Napoli, Higuain sudah menceploskan bola untuk kali pertama pada pekan kedua.

Sementara itu, ketajamannya semakin baik saat pindah ke Turin. Pada debutnya di Serie A bersama Juventus, bomber akademi River Plate itu langsung mencetak gol ke gawang Fiorentina pada pekan perdana.

Namun, Higuain seperti kehilangan taji di AC Milan. Padahal, pelatih Gennaro Gattuso menaruh harapan besar kepada Higuain.

“Gonzalo Higuain ingin mencetak gol dan akan marah bila tidak mewujudkannya. Itu cukup menjelaskan bahwa dia merupakan pemain hebat,” kata Gattuso.

Kesempatan Higuain membuka keran gol di AC Milan cukup terbuka lebar. Selama kariernya menghadapi Cagliari, pemain berusia 30 tahun itu telah mencetak enam gol dari tujuh pertandingan di berbagai ajang.

Namun, tantangan besar telah menanti Higuain maupun rekan-rekannya. Cagliari memiliki barisan belakang yang dihuni para pemain berpengalaman, seperti Darijo Srna, Ragnar Klavan, maupun Simone Padoi.

Jika tidak hati-hati, Higuain bisa saja kembali gagal membukukan gol untuk AC Milan. Hal itu tentu akan menambah berat tugas rekan-rekannya untuk menggantikan peran El Pipita (julukan Higuain).

Perkiraan susunan pemain

Cagliari: Alessio Cragno; Darijo Srna, Ragnar Klavan, Filippo Romagno, Simone Padoin; Nicolo Barella, Luca Cigarini, Lucas Castro; Artur Ionita; Leonardo Pavoletti, Marco Sau

Pelatih: Rolando Maran

AC Milan: Gianluigi Donnarumma; Davide Calabria, Mateo Musaccchio, Alessio Romagnoli, Ricardo Rodriguez; Franck Kessie, Lucas Biglia, Giacomo Bonaventura; Suso, Gonzalo Higuain, Hakan Calhanoglu

Pelatih: Gennaro Gattuso

Luis Milla dan Simon McMenemy Sama-sama Layak Menakhodai Timnas Indonesia

Federasi sepak bola Indonesia (PSSI) sampai saat ini masih menunggu jawaban Luis Milla terkait penawaran perpanjangan kontrak sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.

Sembari menunggu tanggapan pelatih asal Spanyol ini, PSSI dikabarkan juga menyiapkan nama-nama kandidat pengganti Luis Milla. Satu di antara yang muncul adalah pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy.

Terkait siapa di antara dua pelatih ini yang lebih layak menjadi nakhoda Timnas Indonesia, pengamat sepak bola asal Jawa Timur, Mursyid Effendi, menilai keduanya memiliki kapasitas sama.

“Saya pikir mereka berdua layak menjadi pelatih Timnas Indonesia. Luis Milla bukan pelatih medioker. Buktinya, dia pernah dipercaya menjadi pelatih Timnas Spanyol di tiga level berbeda, Timnas U-19, U-21 dan U-23,” jelas stoper Timnas Indonesia era Rusdy Bahalwan tersebut.

Pelatih berusia 52 tahun itu pernah mengantarkan Timnas U-19 Spanyol menjadi runner-up Piala Eropa 2010 di Prancis. Eks pemain Barcelona dan Real Madrid ini juga pernah berhasil membawa Timnas U-21 Spanyol menjuarai Piala Eropa 2011 di Denmark.

Mursyid mengatakan, Luis Milla belum bisa memberikan prestasi untuk Timnas Indonesia di beberapa ajang, baginya itu hanya soal waktu. Sebab di matanya, Milla mampu mengubah permainan Tim Garuda menjadi lebih baik.

Sementara soal Simon yang kabarnya disiapkan untuk menggantikan posisi Luis Milla, dinilai Mursyid juga layak. Simon mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih jempolan ketika membawa Bhayangkara juara Liga 1 musim 2017.

“Kalau melihat prestasi Bhayangkara di kompetisi musim ini (Gojek Liga 1 bersama Bukalapak), saya yakin apa yang diraih Bhayangkara FC bukan sebuah kebetulan semata, tapi pelatih ini memang punya kualitas,” ucap legenda Persebaya ini.

Hal itu juga bisa dilihat dari kemampuannya meracik tim, yang sebetulnya secara materi pemainnya tak terlalu mengilap. “Tapi, Simon mampu menjadikan tim ini tampil solid dan sulit ditaklukkan,” kata Mursyid.