Kisah Lawas Klopp di Napoli: Dikartumerah Lalu Merokok di Stadion

Juergen Klopp akan memimpin Liverpool pada laga tandang di markas Napoli. Stadion San Paolo menyimpan cerita kelam dan unik untuk Klopp.

Setelah merebut kemenangan dramatis atas Paris St-Germain di matchday pertama Liga Champions, Liverpool bakal berusaha mempertahankan tren positif saat menghadapi Napoli, Kamis (4/10/2018) dinihari WIB nanti. Meski secara kualitas skuat Liverpool di atas, tapi Napoli tidak boleh diremehkan. Judi Bola.

Pasalnya Liverpool punya catatan kurang manis setiap bertandang ke markas tim-tim Italia. Musim lalu di leg kedua semifinal Liga Champions kontra AS Roma, Liverpool kalah 2-4.

Sementara pada pertemuan pertama dengan Napoli di San Paoli, Liverpool cuma imbang 0-0 pada ajang Liga Europa tahun 2010. Belum lagi rekor Klopp sebagai pelatih dan manajer yang juga kurang apik saat menghadapi tim-tim Italia, hanya tiga kemenangan dan lima kekalahan dari delapan kali duel.

Klopp sendiri punya kenangan buruk saat kali terakhir mengunjungi markas Napoli. Klopp yang melatih Borussia Dortmund bertemu Napoli di fase grup Liga Champions 2013/2014, Rabu 18 September 2013. Pada laga yang berakhir kemenangan 2-1 untuk Napoli itu, Klopp dikartumerah.

Alasan kartu merah itu karena Klopp dinilai bertindak di luar batas saat menghardik ofisial keempat karena tak puas dengan keputusan sang pengadil. Setelah kartumerah itu, Klopp langsung meninggalkan bench dan menonton sisa laga lewat ruangan di salah satu ruangan stadion.

“Steward membawanya kepada saya dan dia duduk di depan TV,” ujar penjaga stadium Vincenzo Cerrone kepada La Gazetta dello Sport.

“Saya tidak bisa bicara Jerman atau Inggris, hanya bisa bicara Italia Neapolitan, tapi saya masih bisa menawarkan kopi kepadanya. Klopp menikmati itu. Kami berdua merokok di depan TV dan lalu Insigne membuat skor jadi 2-0. Dia tidak begitu kesal. Faktanya dia malah bilang ‘bello, bravo’. Saat full-time, usai gol bunuh diri Zuniga, dia ucapkan selamat tinggal kepada saya dan kemudian pergi. Saya pikir saya tidak akan melihatnya lagi setelah apa yang semuanya terjadi,” sambungnya.

“Lalu seseorang menghampiri saya dan membawakan jersey Reus serta berterima kasih atas jamuan saya. Dia benar-benar gentleman. Beberapa hari kemudian, Napoli memanggil saya karena Klopp mengirim email kepada mereka, mengundang saya untuk menonton laga kedua di Jerman dan semuanya dibiayai. Sulit dipercaya tapi ini benar kok, meski saya harus menolak ajakan itu.”

“Saya tahu saya akan bertemu dia lagi cepat atau lambat, dan jelas saya sudah menyiapkan kopi untuknya. Saya mendukung Napoli besok, tapi saya akan meminta beberapa hal kecil yang tentunya akan dia kabulkan, karena saya ingin berfoto dengannya dan memintanya menandatangani jersey Reus. Saya lupa meminta itu dulu karena terlalu gembira,” tutup Cerrone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *